Kelelawar Malam Rilis Album 'Kesurupan', Eksplorasi Makna Horor yang Lebih Reflektif

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kelelawar Malam Rilis Album 'Kesurupan', Eksplorasi Makna Horor yang Lebih Reflektif

Kelelawar Malam lepas album baru. (foto: dok/kelelawar malam)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah hampir satu dekade mengolah karya yang lahir dari nuansa gelap dan eksplorasi makna kengerian malam, unit horror metal punk asal Jakarta, Kelelawar Malam, kembali dengan album penuh terbaru bertajuk Kesurupan.

Sebagai album ketiga, Kesurupan menghadirkan pendekatan yang lebih reflektif dibanding rilisan sebelumnya. Proses kreatif panjang tersebut terwujud dalam delapan trek yang saling terhubung secara tematik, mengangkat isu mistisisme, spiritualitas manusia, euforia kegelapan, hingga perenungan tentang kematian.

Lirik-lirik bernuansa sinematik turut memperkuat daya tarik album ini. Kesurupan tidak hanya menjadi karya yang didengar, tetapi juga pengalaman emosional yang dapat dirasakan secara mendalam oleh para pendengarnya.

Baca juga:

Pamungkas Rilis 'Berapa Kali Kita Akan Saling Memaafkan', Lagu Pembuka Album Keenam

Dari sisi musikal, kekuatan Kesurupan tidak hanya terletak pada lirik dan atmosfernya, tetapi juga pada komposisi yang lebih dinamis. Riff yang primal, melodi yang mudah melekat, serta karakter vokal yang semakin kaya—diarahkan oleh Tanya Ditaputri—membangun suasana horor eksistensial yang kuat dan memikat.

Pendekatan musikal yang bebas dan eksploratif menjadikan album ini sebagai pengalaman sonik metal punk yang berbeda, sekaligus mempertegas identitas Kelelawar Malam di tengah perkembangan skena musik independen.

Baca juga:

Good Kid Rilis Album Debut ‘Can We Hang Out Sometime?’, Angkat Tema Koneksi dan Relasi

Lewat Kesurupan, Kelelawar Malam tidak sekadar tampil sebagai band bertema horor. Mereka berkembang menjadi pencerita kegelapan urban yang mengangkat keresahan manusia melalui perpaduan mitos lokal dan kritik sosial.

Album ini juga menjadi penanda fase baru dalam perjalanan Kelelawar Malam sejak terbentuk pada 2007—sebuah transformasi dari “Jalan Gelap” menuju pengalaman musikal yang semakin intens dan “kesurupan”. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
Adira Festival 2026 akan digelar di Makassar pada 23-25 September 2026. Ada berbagai musisi yang meramaikan.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
ShowBiz
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Hasil penjualan tiket untuk pertunjukan tur ini akan disalurkan ke organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
ShowBiz
Weird Genius Gandeng Jessy Alexa di Lagu 'Beg U', Eksplorasi Sisi Gelap dalam Hubungan
Weird Genius dan Jessy Alexa menghadirkan 'Beg U', single yang mengeksplorasi obsesi, ketergantungan emosional, dan keputusasaan dalam balutan Trap dan Dubstep.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Weird Genius Gandeng Jessy Alexa di Lagu 'Beg U', Eksplorasi Sisi Gelap dalam Hubungan
ShowBiz
Bukan Sekadar Konser, Macklemore Siapkan Tur 'Free Palestine' Usai Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran
Macklemore mengumumkan tur 'Free Palestine' di 3 kota Eropa usai polemik dengan Ed Sheeran. Seluruh hasil konser akan disalurkan ke sejumlah organisasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Bukan Sekadar Konser, Macklemore Siapkan Tur 'Free Palestine' Usai Dikeluarkan dari Tur Ed Sheeran
ShowBiz
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
Portura resmi debut lewat single 'Ye Ye Ye' pada 18 September 2026. Video klipnya disutradarai Agung Pambudi dengan konsep Escape Room.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
ShowBiz
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
Rilisan ini menawarkan kembali pengalaman memiliki sebuah karya secara utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
ShowBiz
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
Judul 'I’m gonna TOESA' diambil dari istilah Korea 'toesa', yang berarti mengundurkan diri atau berhenti dari pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
ShowBiz
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
Lagu ini membawa cerita tentang cinta, kebahagiaan, serta keinginan untuk menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai hingga akhir.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
ShowBiz
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
ShowBiz
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
'Cheeks' kemudian berkembang menjadi lebih daripada sekadar lagu cinta.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
Bagikan