MerahPutih.com - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik kini menghadapi persoalan besar sebelum membawa timnya melawan Thailand pada leg pertama final ASEAN Championship 2026 di Stadion Rajamangala, Bangkok, 22 Agustus 2026. Masalah yang dihadapi diungkap Kim usai timnya memastikan diri ke final.
Timnas Vietnam lolos ke final dengan keunggulan agregat 4-0 atas Malaysia di semifinal. Pada leg kedua, Golden Star Warriors kembali menang 2-0 di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu, 19 Agustus, di mana dua gol diborong Rafaelson atau Nguyen Xuan Son.
Kekhawatiran terbesar Kim bukan hanya soal kekuatan Thailand, melainkan kondisi fisik para pemain Vietnam. Jadwal padat membuat Golden Star Warriors hanya memiliki waktu kurang dari dua hari untuk beristirahat sebelum kembali bertanding.
Kami harus melakukan perjalanan ke Bangkok besok (Kamis), jadi jika dihitung, kami hanya memiliki waktu istirahat kurang dari dua hari sebelum pertandingan berikutnya. Karena itu, hal yang paling saya pikirkan saat ini adalah bagaimana membuat para pemain pulih sehingga bisa tampil pada 22 Agustus dengan kondisi kaki yang paling bugar,
ujar Kim Sang-sik.
Baca juga:

Rafaelson atau Nguyen Xuan Son menjadi aktor kemenangan 2-0 Timnas Vietnam atas Malaysia di leg 2 semifinal ASEAN Championship 2026. (VFF)
Kim Sang-sik Mulai Pelajari Kekuatan Thailand
Kim Sang-sik sudah mulai menyiapkan strategi menghadapi Thailand. Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku telah menyaksikan dua pertandingan semifinal Thailand untuk mempelajari permainan calon lawannya.
Saya juga sudah menyaksikan Thailand bermain dalam dua pertandingan semifinal dan sudah mendapatkan beberapa kesimpulan untuk tim,
kata Kim.
Vietnam kini harus segera memulihkan kondisi pemain sebelum bertandang ke Bangkok. Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, kebugaran skuad menjadi salah satu faktor penting bagi Kim Sang-sik untuk menghadapi Thailand pada leg pertama final ASEAN Championship 2026.