Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kekecewaan SBY Diduga Jadi Alasan Elektabilitas Anies Anjlok

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 02 Oktober 2023
Kekecewaan SBY Diduga Jadi Alasan Elektabilitas Anies Anjlok

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di depan Ruang Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (17/10). ANTARA/Putu Indah Savitri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Elektabilitas bakal calon Presiden Anies Baswedan tak mengalami perubahan meski sudah menggandeng Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi Cawapresnya.

LSI Denny JA menemukan elektabilitas pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin anjlok pada September 2023.

Baca Juga:

Hasil Survei Terkini: Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Beda Tipis, Anies Jauh Tertinggal

Pada Agustus sebelum deklarasi Amin, elektabilitas Anies sebesar 19,7 persen. Namun, pasca deklarasi elektabilitas Anies sebesar 14,5 persen atau menurun 5,2 persen setelah deklarasi Muhaimin sebagai cawapres.

Peneliti LSI, Adjie Alfaraby mengatakan, ada penyebab elektabilitas Anies anjlok.

Salah satunya soal kekecewaan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas manuver Anies.

"Pertama, adalah kritik keras SBY soal pemimpin yang tidak memegang janji, yang beredar luas," kata Adjie kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/10).

Ia mengingatkan, SBY merupakan Presiden RI dua periode dan publik yang menjadikannya panutan tentu masih banyak.

Kritikan yang keras dari SBY itu tentu bisa mempunyai efek kepada persepsi yang berkembang di publik.

Faktor lainnya adalah suara Cak Imin yang rendah.

Baca Juga:

Survei Indikator: Prabowo Unggul dari Ganjar dan Anies di Simulasi 2 Nama Bacapres

"Dia kalah populer dan kalah disukai dibanding dengan putra SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat (Agus Harimurti Yudhoyono) AHY," ujar Adjie.

Adjie menerangkan, popularitas atau pengenalan AHY sebesar 65,9 persen dan popularitas Muhaimin sebesar 49 persen dan keduanya terpaut 16,9 persen.

Dari sisi kesukaan, AHY meraih 68,3 persen dan Muhaimin 61,5 persen.

Angka kesukaan terhadap keduanya terpaut 6,8 persen. Popularitas AHY bisa dilacak dari kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.

Simpati publik muncul karena AHY relatif bersih dari pemberitaan kasus hukum dan tindakan tercela dianggap jadi faktor penentu.

"AHY yang menjadi salah satu kontestan mendapatkan efek popularitasnya," kata Adjie.

Sebelumnya, LSI Denny JA memaparkan simulasi tiga nama bacapres teratas. Prabowo Subianto unggul di angka 39,8 persen, Ganjar Pranowo 37,9 persen sementara Anies Baswedan 14,5 persen. (Knu)

Baca Juga:

Anies Kritik PSN, Jokowi: Ditunjuk Saja Proyek Mana, Yang Nitip Siapa

#Joko Widodo #Presiden Joko Widodo #Susilo Bambang Yudhoyono #SBY #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Dr Tifa menolak damai di sidang kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mundur.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Indonesia
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Jokowi siap hadir di sidang dr Tifa pekan depan. Ia akan membawa ijazah aslinya ke persidangan.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Berita
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Jaksa menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Dr Tifa disebut tak mampu membuktikan tuduhannya.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kendati demikian, PN Jaktim menerapkan sterilisasi total saat memasuki fase pembuktian demi menjaga integritas kesaksian para saksi ahli maupun saksi fakta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Jokowi meminta PSI mengawal Prabowo-Gibran sampai dua periode. Gerindra pun langsung buka suara.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra: Belum Kepikiran
Indonesia
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Sejumlah ucapan hadir untuk Jokowi, termasuk dari Presiden Prabowo.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Tampilkan Sketsa, Begini Ucapan Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun Jokowi
Indonesia
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Hasil studi mengonfirmasi bahwa arus perpindahan sentimen positif dari figur personal menuju institusi partai, khususnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Indonesia
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Jokowi menanggapi penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah UGM. Ia menegaskan akan mengikuti proses hukum yang berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Indonesia
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
SBY mengingatkan kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan tersebar merata kepada seluruh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Bagikan