MerahPutih.com - Kemenangan 2-0 yang diperoleh Paris Saint-Germain (PSG) atas Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (9/4), menyisakan sedikit kekecewaan.
Ya, sang pelatih Luis Enrique kecewa karena skuad asuhan seharusnya bisa menang dengan margin gol lebih besar.
Itu setelah PSG mendominasi total permainan dan memaksa Liverpool tidak bisa melepaskan satu tembakan tepat sasaran.
PSG menang hampir seluruh aspek permainan, penguasaan bola, intensitas, kualitas peluang, hingga efektivitas serangan.
Namun dari sejumlah peluang bisa dibuat, hanya dua yang berujung gol. Masing-masing dicetak oleh Desire Doue pada menit 11 dan Khvicha Kvaratskhelia menit 65.
Baca juga:
Beruntung bagi Liverpool Hanya Kalah 0-2 dari PSG di Leg 1 Perempat Final Liga Champions
"Kami menampilkan performa yang sesuai dengan harapan para pendukung kami. Kami pantas mendapatkan lebih banyak gol. Kami sedikit kecewa karena tidak mencetak lebih banyak gol," kata Enrique dikutip dari laman UEFA.
"Saya pikir kami bisa mencetak lebih banyak gol, terutama mengingat dominasi kami di babak kedua."
Enrique tidak mengira tim asuhannya mendominasi secara total permainan. Ia awalnya memperkirakan bahwa laga akan berjalan sengit karena Liverpool adalah salah satu tim yang sulit diatasi.
Enrique juga mengaku terkejut saat melihat susunan pemain yang diturunkan Liverpool. Terutama keputusan Arne Slot yang menurunkan lima bek; Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, dan Joe Gomez di jantung pertahanan, serta Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez sebagai bek sayap.
“Itu mengejutkan saya karena inilah kali pertama Arne Slot bermain dengan 3 bek tengah pada tahun ini,” ujar Enrique.
"Mereka mengubah sistem mereka melawan kami, tetapi kami sudah terbiasa dengan itu. Sebagian besar tim menyesuaikan gaya mereka saat bermain melawan kami."
"Kami sudah terbiasa menghadapi lawan yang beradaptasi dengan kami. Jadi, saya sama sekali tak cemas,” pungkas Enrique. (*)