Olahraga

Kejuaraan Wimbledon Dibatalkan untuk Pertama Kalinya Sejak Perang Dunia II

Leonard Leonard - Selasa, 14 April 2020
Kejuaraan Wimbledon Dibatalkan untuk Pertama Kalinya Sejak Perang Dunia II

Dijadwal ulang akan berlangsung dari 29 Juni hingga 12 Juli di London (Foto: sportinglife)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERTAMA kalinya sejak 1945, turnamen tenis paling bergengsi di dunia Wimbledon telah dibatalkan. Pada minggu kedua April 2020, Dewan Utama All England Club (AELTC) dan Komite Manajemen Kejuaraan mengumumkan pembatalan turnamen dikarenakan masalah kesehatan masyarakat terkait dengan epidemi COVID-19. Acara turnamen ini telah dijadwalkan ulang dan diputuskan akan berlangsung dari 29 Juni hingga 12 Juli 2020 di London.

Baca juga:

Mengenal Crossfit, Olahraga Kekinian yang Banyak Digemari Artis

1
Pertama kalinya dibatalkan sejak PD II (Foto: musco)

“Dengan kemungkinan bahwa langkah-langkah Pemerintah akan terus berlanjut selama berbulan-bulan, kami memandang bahwa kami harus bertindak secara bertanggung jawab untuk melindungi sebagian besar orang yang akan diperlukan untuk mempersiapkan Kejuaraan dari risiko. Mulai dari pemungut bola anak laki-laki dan perempuan sampai ke ribuan pejabat, hakim garis, pelayan, pemain, pemasok, media dan kontraktor yang bersidang di AELTC Grounds,” pihak Wimbledon mengumumkan dalam sebuah pernyataan.

Sejak pertama kali di mulai tahun 1877 selama dalam masa tidak berperang, ini kali pertama sejak Perang Dunia II, bahwa turnamen kejuaraan telah dibatalkan. Sebelum Perang Dunia II, satu-satunya pembatalan adalah dari tahun 1915 hingga 1918 karena Perang Dunia I.

Baca juga:

Pilih Pilates atau Yoga? Keduanya Sama-Sama Menyehatkan

2
Mengikuti penundaan acara olahraga besar dan olahraga musiman lainnya di seluruh dunia (Foto: baynews9)

Turnamen berikutnya akan diadakan mulai 28 Juni hingga 11 Juli 2021. “Sedih sekali mendengar bahwa @Wimbledon tidak akan diadakan tahun ini," tulis Juara Wanita 2019 Simona Halep, di Twitter. "Kami sedang melalui sesuatu yang lebih besar daripada tenis dan Wimbledon akan kembali! Dan itu berarti saya harus menunggu lebih lama lagi untuk mempertahankan gelarnya. ”

Pembatalan Wimbledon mengikuti penundaan acara olahraga besar dan musim di seluruh dunia termasuk Olimpiade 2020 di Tokyo.

Pada 24 Maret, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) Presiden Thomas Bach mengumumkan bahwa pertandingan akan diundur kembali ke tahun 2021 karena wabah COVID-19. Olimpiade sekarang akan diselenggarakan dari 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 dan untuk Paralympic Games akan berlangsung dari 24 Agustus hingga 5 September 2021.

Kompetisi NBA dan NHL juga telah menangguhkan kompetisinya, dan pembukaan MLB telah ditunda setidaknya dua bulan. Beberapa balapan, termasuk maraton Boston dan London, telah ditunda hingga musim gugur. (lgi)

Baca juga:

Pria, Manfaatkan Yoga Untuk Vitalitas

#Wimbledon #Tennis #Olahraga
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Olahraga
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
saat bertarung di SEA Games, Basral sebenarnya tidak dalam kondisi baik-baik saja karena punya cedera pergelangan kaki yang dialaminya sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Indonesia
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Emas hari ini menjadi sumbangan emas yang kelima di SEA Games 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
Olahraga
FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan
FIFA mengatakan harga tiket baru ini akan tersedia bagi sejumlah suporter setia dari negara-negara yang lolos ke Piala Dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan
Bagikan