Fashion

Keewa Shoes Kolaborasikan Kenyamanan dan Seni

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 Maret 2023
Keewa Shoes Kolaborasikan Kenyamanan dan Seni

Dani Ika ajak banyak seniman lokal berkolaborasi untuk produk sepatunya. (foto: Merahputih.com/Disya Shaliha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH stan di ajang Inacraft 2023 di Main Lobby nomor 46, Jakarta Convention Center, terlihat berbeda. Alih-alih etalase kayu, stan ini menggunakan kardus cokelat sebagai ruang pajang. Konsep itu sungguh mengena dengan produk yang mereka tawarkan: sepatu. Kardus cokelat memang acap kita lihat sebagai kotak penyimpanan alas kaki.

Di etalase kardus itu, sepatu-sepatu kulit dengan tampilan nyeni juga fashionable dipajang rapi. Menarik. Tampilan sepatu kulit nan dipajang meruntuhkan anggapan bahwa sepatu jenis ini membosankan, terlalu formal, atau kuno. Dani Ika Suryandari ialah orang yang ada di balik keunikan sepatu dari Keewa Shoes. Poduk sepatu kulit lokal ini mengadirkan beragam variasi model nan unik dan kreatif.

BACA JUGA:

Sandiaga Uno Hadiri Pembukaan Inacraft 2023

“Keewa awalnya hadir dari bisnis keluarga. Keluarga saya memiliki pengalaman di bidang produksi sepatu lebih dari 25 tahun. Jadi saya mau memanfaatkan ilmu yang ada untuk mengembangkan sepatu, mulai dari desain, uji coba, hingga distribusi,” ungkap Dani saat dijumpai di stan Keewa, Rabu (1/3).

keewa
Keewa memperkenalkan budaya Indonesia lewat produk sepatu kulit lukis mereka. (foto: Merahputih.com/Disya Shaliha)

Usaha sepatu yang berbasis di Sleman, Yogyakarta, ini menggunakan material full kulit untuk tiap produk mereka. Semuanya dibuat secara hand-made. Meskipun diproduksi secara hand-made, Keewa memiliki teknologi untuk membuat sepatu yang diproduksi antibau meskipun pemakainya berkeringat.

Selain itu, Keewa juga berfokus pada pembuatan produk yang jauh dari kata tidak nyaman dan membosankan. Produk-produk Keewa mengutamakan kenyamanan pemakai dan desain menarik pada setiap produknya. “Keewa mengusung warna-warna yang jauh dari kata membosankan dan mengikuti tren-tren terbaru di dunia fesyen,” jelas Dani.

Demi mewujudkan hal tersebut, Keewa kerap melakukan kolaborasi dengan seniman-seniman lokal dalam membuat produk baru yang terkesan kreatif. Ada sepatu kulit lukis, sepatu kulit ecoprint, dan sepatu kulit yang dilengkapi dengan hiasan kaki. “Produk sepatu lukis ini menjadi andalan Keewa saat ini. Kami berkolaborasi dengan salah seorang pelukis asal Yogyakarta. Luar biasa ini peminatnya banyak banget,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Merawat Sepatu Boots Kulit Tidak Perlu Dicuci

Pemilihan gambar yang digunakan pada sepatu lukis juga banyak terinspirasi dari budaya Indonesia. Lukisan lomba panjat pinang salah satunya. Ini menjadi cara Keewa untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah dunia lewat produk mereka ketika berpameran di luar negeri.

Kolaborasi terbaru Keewa ialah dengan seniman asal Sulawesi. Kerja sama itu akan menghadirkan sepatu kulit yang dikombinasikan dengan material rotan tua yang sifatnya tidak mudah patah dan berkualitas unggulan. Kolaborasi-kolaborasi itu diharapkan dapat memajukan banyak bisnis lokal dan menarik masyarakat Indonesia untuk bangga menggunakan produk dalam negeri.

keewa
Keewa menghadirkan warna-warni fashionable pada produk sepatu mereka. (foto: Merahputih.com/Disya Shaliha)

Kamu bisa melihat produk Keewa di pameran kerajinan tangan terbesar dan terlengkap se-Asia Tenggara Inacraft 2023 yang dilaksanakan pada 1 hingga 5 Maret di Jakarta Convention Center. Produk Keewa dijual dengan kisaran harga Rp 700 ribu hingga Rp 2,7 juta.

“Harapannya, Keewa bisa diterima, diberi kesempatan sama masyarakat di Indonesia sih, supaya mereka punya alternatif untuk memakai sepatu yang mengikuti fesyen dan nyaman, tapi dibuat perajin lokal,” tutup Dani.(dsh)

BACA JUGA:

Sepatu Baru Bikin Lecet? Ini Cara Mengatasinya

#Inacraft 2023 #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan