Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana, Polisi Pastikan Bakal Ada Tersangka
Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan. (Dok. Humas Polri)
MerahPutih.com - Pelaku yang bertanggung jawab di balik insiden kecelakaan maut bus rombongan siswa SMK Lingga Kencana, Depok segera ditetapkan. Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan menyatakan, tak menutup kemungkinan adanya tersangka dalam insiden yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia.
"Kami akan menentukan tersangka," kata Aan Suhanan kepada wartawan dikutip di Jakarta, Minggu (12/5).
Menurut Aan, ada serangkaian proses penyelidikan panjang yang harus dilakukan penyidik dalam penetapan tersangka kasus kecelakaan maut tersebut. Salah satunya dengan cara melibatkan tim ahli untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan maut tersebut.
"Melibatkan ahli memeriksa teknis kendaraan atau fungsi-fungsi lain. Itu yang akan diperiksa ahli," ucap Aan Suhanan.
Baca juga:
KNKT Kirim 3 Investigator untuk Selidiki Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Depok
Kemudian, penyidik juga akan melakukan gelar perkara dari serangkaian proses penyelidikan kecelakaan tersebut. Gelar perkara ini untuk menyimpulkan penetapan tersangka.
"Kalau memang itu ada peristiwa kecelakaan dan layak untuk dinaikkan ke penyidikan dan menentukan tersangka," jelas Aan Suhanan.
Kecelakaan tersebut terjadi di Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5) malam. Bus Trans Putera Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok terguling sehingga menyebabkan 11 orang tewas.
Kecelakaan itu terjadi saat mereka hendak pulang setelah mengikuti agenda perpisahan di Bandung. (Knu)
Baca juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius