Merahputih.com - Bencana kebakaran Gunung Semeru dan rentetan karhutla Jawa Timur saat ini berstatus darurat karena si jago merah merembet ganas ke lima kawasan pegunungan sekaligus.
Hingga Jumat (4/9), ribuan hektare lahan hangus terbakar yang memaksa otoritas setempat menutup total akses pendakian Semeru serta Taman Wisata Alam Kawah Ijen.
Situasi genting ini menuntut warga lokal dan para penikmat alam untuk segera menjauhi zona merah demi keselamatan nyawa.
Baca juga:
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Tragedi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini nggak cuma memusnahkan ekosistem di Semeru, tapi juga melahap kawasan Gunung Wilis, Gunung Ungup-Ungup, Arjuno Welirang, sampai Bukit Sariwani.
Tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri, Manggala Agni, hingga relawan terus berjibaku memadamkan titik api di tengah hantaman angin kencang.
Sayangnya, proses penjinakan api pada sejumlah kebakaran gunung di Jatim ini terhambat oleh medan tebing yang super curam, bikin tim penyelamat harus ekstra putar otak saat menyisir lokasi.
Ranu Kumbolo Terkepung Api, Helikopter Pemadam Malah Ngadat

Kondisi paling parah saat ini terjadi di kawasan Gunung Semeru, Lumajang. Api yang pertama kali terpantau sejak Rabu (26/8) lalu kini sudah melahap sekitar 1.888,91 hektare lahan. Blok Ranukembang hingga sisi barat Ranu Kumbolo ikut jadi korban amukan api.
Apesnya, di tengah kondisi genting ini, helikopter PK-DAP milik Pemprov Jatim yang ditugaskan untuk water bombing malah mengalami masalah kelistrikan dan kendala pada bucket air.
Alhasil, armada udara tersebut harus ngendon di Lanud Abdulrachman Saleh untuk perbaikan. Sambil menunggu heli kembali on, tim di lapangan terpaksa melakukan pemadaman manual dan membuat sekat bakar agar api tidak makin liar.
Daftar Gunung di Jatim yang Terdampak Karhutla
Biar kamu nggak salah jadwal atau terjebak di lokasi bahaya, berikut adalah update kawasan pegunungan di Jawa Timur yang sedang dilanda kebakaran beserta luas area terdampaknya:
-
Gunung Wilis (Nganjuk & Kediri): Terbakar sejak 30 Agustus. Kerusakan mencapai 5 hektare di area Nganjuk dan 11 hektare di Kediri. Titik api menyapu rumput, ilalang, dan ranting kering.
-
Gunung Ungup-Ungup (Banyuwangi & Bondowoso): Kebakaran melebar super cepat hingga menghanguskan 20 hektare lahan. Imbasnya, Taman Wisata Alam Kawah Ijen resmi ditutup sementara mulai Jumat (4/9).
-
Gunung Arjuno Welirang (Pasuruan): Asap tebal masih mengepul di wilayah Lembah Kidang. Tim relawan dan Tahura sedang melakukan pembasahan area.
-
Bukit Sariwani (Probolinggo): Api melahap lereng bukit curam di Desa Sariwani. Tim BPBD masih kesulitan menjangkau titik api utama karena medan yang terjal.
Peringatan Keras BNPB untuk Warga dan Wisatawan
Baca juga:
Habitat Satwa Ikut Terdampak Karhutla, DPR Dorong Tambahan Anggaran Rp 1,34 Triliun
Merespons krisis lingkungan yang merata di Jawa Timur ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengeluarkan warning keras agar kerugian tidak semakin membengkak.
Kami mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan pegunungan, untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Bagi wisatawan, patuhi seluruh ketentuan penutupan kawasan demi keselamatan bersama,
tulis BNPB.
Buat kamu yang sudah berencana muncak atau liburan ke area pegunungan Jatim akhir pekan ini, mending tahan dulu itinerary-mu.
Keselamatan jauh lebih penting, sob! Mari doakan agar tim gabungan di lapangan diberi kelancaran dan hujan segera turun membasahi kawasan hutan yang terbakar.