5 Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Mudik Melalui Tol Cipularang
Saat Idul Adha waktu tempuh ke Bandung bisa lebih dari 3 jam (Foto: survival-mastery)
TIDAK terasa, Idul Adha sudah di depan mata. Rasanya, baru tahun lalu terjebak dalam kemacetan saat mudik dari Jakarta ke Bandung. Meski namanya jalan bebas hambatan, jalur Tol Jakarta-Cipularang di malam menjelang Idul Adha ternyata amat padat.
Jika pada hari biasa rute Jakarta-Bandung cukup ditempuh dengan mobil dalam waktu 2-3 jam, jelang Idul Adha, bisa mencapai 10 jam. Pegal merupakan hal biasa. Namun, yang berbahaya adalah kantuk. Belum lagi jika kondisi kendaraan yang Anda kendarai tidak bagus.
Demi mencegah terjadinya kecelakaan atau sakit badan saat di perjalanan, Anda sebaiknya memperhatikan empat hal ini sebelum berangkat.
1. Mobil
Meski jarak Jakarta-Bandung terbilang dekat, sebaiknya Anda tetap menyiapkan mobil agar kondisinya bagus. Perhatikan cek tekanan ban mobil. Kemudian jangan lupa periksa oli, rem, dan air radiator agar mobil dapat berjalan mulus tanpa gangguan apapun di perjalanan.
2. Bekal makanan
Kondisi lapar di malam hari bisa membuat Anda bingung. Akibatnya, perut tidak nyaman dan Anda pun tidak dapat konsentrasi saat menyetir. Lebih parah lagi, emosi Anda kadang jadi mudah tersulut. Daripada hal itu terjadi, Anda lebih baik mencegah agar perut tidak keroncongan. Taruh stok camilan dan minuman di mobil. Bila khawatir gemuk, bawa buah yang aman bagi lambung.
Cracker, roti, sereal dan kacang-kacangan bisa menjadi camilan tepat sebagai pengusir lapar. Untuk buah, Anda bisa membawa pear.
3. Obat gosok
Terkena paparan AC terlalu lama selama di perjalanan bisa membuat Anda masuk angin. Bawalah obat gosok seperti kayu putih. Usahakan tidak mengobatinya dengan obat-obatan yang bisa membuat Anda tertidur selagi menyetir. Sebagai pengganti, Anda bisa mengonsumsi permen yang mengandung jahe atau mint.
Sementara untuk mencegah kantuk, permen kopi cukup membantu dan praktis karena Anda tidak perlu menyeduhnya.
4. Jaket
Anda tak hanya membutuhkan jaket saat naik motor. AC mobil bisa membuat Anda kedinginan dan masuk angin. Udara yang keluar dari AC juga akan makin dingin saat Anda melintas di kawasan yang suhunya rendah. Jaket akan membantu menghangatkan tubuh selama di perjalanan.
5. Istirahat di rest area
Rest area merupakan tempat yang tepat bila Anda ingin istirahat sejenak atau buang air kecil. Anda juga bisa makan dan 'ngopi' di sana. Ya, meski Anda mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk tiba di sana kala macet. Namun, rest area tetap menjadi pilihan terbaik. Di jalur Tol Jakarta-Cipularang ada lima rest area yang bisa Anda singgahi, yaitu KM 19, KM 39, KM 57, KM 72, dan KM 88.
Rest area terbesar ialah terletak di KM 72 dan bisa menjadi pilihan bagi Anda yang tidak ingin repot mencari tempat parkir. (Ikh)
Baca juga artikel Inilah Asal Usul Mudik Lebaran.
Bagikan
Berita Terkait
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’
DPR Minta Perbaikan Jalan Dikebut untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026
Insentif Lebaran Akan Digelontorkan Rp 16 Trlliun, Salah Satunya Buat Diskon Mudik
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
Polri Prediksi Adanya Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru 2025/2026
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 1,44 Juta, Rute Jakarta–Surabaya Paling Banyak Dipesan