Kasus Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi Turun 20 Persen
Kendaraan mulai memadati GT Ngemplak Solo-Ngawi-Semarang Jawa Tengah saat Libur Nataru (MP/Ismail)
MerahPutih.com - PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) selaku pengelola jalan tol Solo-Ngawi mencatat angka kecelakaan di ruas tol Solo-Ngawi tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Utama PT JSN, Ari Wibowo mengatakan penurunan angka kasus kecelakaan di jalan tol Solo-Ngawi tahun ini sangat signifikan. Turunnya kasus ini seiring mulai meningkatnya kesadaran akan masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan.
Baca Juga:
Kementerian PUPR Tunggu UU IKN Bangun Jalan Tol di Ibu Kota Baru
"Kasus kecelakan turun 20 persen di ruas jalan tol Solo-Ngawi pada tahun ini," kata Ari, Sabtu (25/12).
Dikatakannya, kebijakan pemberlakuan penyekatan pada masa PPKM juga menjadi faktor jumlah kasus kecelakaan turun cukup tajam. Untuk Nataru ini belum ada kasus kecelakaan.
Manager Area Solo - Ngawi Noer Tjahyo menambahkan, selaku pengelola jalan tol pihaknya sangat concern terhadap keselamatan pengendara dan mengingatkan pada pengengendara agar tetap fokus untuk masmastikanan kendaraannya aman.
"Kecelakaan lalu lintas di ruas tol Trans Jawa khususnya di Solo-Ngawi mayoritas disebabkan faktor human error. Ini jadi catatan bagi pengemudi," kata Tjahyo.
Ia mengatakan, langkah untuk mencegah terjadinya kecelakaan di jalan tol dilakukan dengan memasang rambu imbauan lokasi rawan lakalantas, mendirikan posko, dan melakukan sosialisasi di Gerbang Tol (GT).
"Kami menempelkan scotlite pada bagian belakang bak belakang truk. Upaya lain adalah kehadiran unit-unit lalu lintas di lapangan di lokasi-lokasi rawan sebagai bagian dari show of force," katanya.
Ia menambahkan, kasus kecelakaan di ruas jalan tol Solo-Ngawi diantaranya karena menabrak bagian belakang, kemudian kecelakaan tunggal menabrak pembatas. Untuk musim hujan paling banyak terjadi kasus kecelakaan di jalan tol. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Polda Metro Nyatakan Ganjil Genap Jalan Tol saat Nataru Baru Wacana
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500