80 Tahun Hilang, Kapal Perang Jerman Ini Ditemukan

Leonard Leonard - Jumat, 11 September 2020
80 Tahun Hilang, Kapal Perang Jerman Ini Ditemukan

Terakhir dipakai untuk menyerang Norwegia. (Foto: maritime-executive)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STATNETT, operator jaringan listrik milik Norwegia menemukan kapal perang Jerman bernama Karlsruhe. Kapal ini hilang selama 80 tahun sekitar 488 meter di bawah permukaan laut.

Kapal yang memiliki panjang 174 meter dan masih menyandang lambang swastika Nazi ini memimpin serangan di kota Kristiansand, Norwegia selatan dalam invasi pada April 1940.

Baca juga:

Kapal Perang Jerman yang Tenggelam Ini Statusnya Dilindungi

1
Ditenggelamkan oleh Jerman sendiri setelah ditorpedo Inggris. (Foto: thewire)

Melansir laman CTV News, kapal tersebut mendapat gempuran dari artileri Norwegia, dan ditorpedo oleh kapal selam Inggris. Dan akhirnya ditenggelamkan oleh Jerman sendiri, demikian menurut pernyataan Statnett.

Ketika perang pecah tujuh bulan sebelumnya, pada September 1939, Norwegia menyatakan dirinya netral. Hitler memerintahkan invasi pada 9 April 1940, dan pasukan Jerman dengan cepat menduduki Oslo, Bergen, Trondheim dan Narvik.

Didukung oleh pasukan Sekutu, Angkatan Darat Norwegia melakukan upaya perlawanan. Namun Nazi akhirnya mengambil kendali pada Juni 1940 hingga pembebasan pada April 1945.

"Kamu dapat menemukan nasib Karlsruhe dalam buku sejarah, namun tidak ada yang tahu persis di mana kapal itu tenggelam," kata Frode Kvalø, arkeolog dan peneliti di Museum Maritim Norwegia.

Menurut Kvalø, ini satu-satunya kapal perang besar Jerman yang hilang selama penyerangan ke Norwegia dengan posisi yang tidak diketahui.

Kapal tersebut memiliki baterai utama dari sembilan meriam di tiga menara. "Ini adalah kapal terbesar dan paling menakutkan dalam kelompok penyerang melawan Kristiansand," tambah Kvalø.

Tanda-tanda reruntuhan pertama kali terdeteksi tiga tahun lalu selama pekerjaan inspeksi ketika sonar mendeteksi kapal karam 15 meter dari kabel listrik bawah laut antara Norwegia dan Denmark.

Baca juga:

Capai Titik Terdalam Lautan, Perempuan ini Catatkan Rekor Terbaru

2
Senelumnya tidak ada yang tahu keberadaan kapal. (Foto: cbsnews)

Kemudian musim panas ini insinyur proyek senior perusahaan, Ole Petter Hobberstad, melakukan penyelidikan lebih lanjut dari kapal lepas pantai bernama Olympic Taurus.

Dia dan timnya menggunakan multi-beam echo sounders dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk memeriksa pemandangan tersebut.

"Saat meriam terlihat di layar, kami mengerti bahwa itu adalah kapal perang yang sangat besar," kata Hobberstad.

Dalam sebuah buku yang diterbitkan pada tahun yang sama dengan invasi Nazi, Laksamana Muda Jerman, Otto Schenk menulis tentang kabut tebal pada saat itu.

Dia menggambarkan bagaimana kapal itu diserang saat memasuki fyord dekat Kristiansand, sebelum kemudian dihantam oleh torpedo Inggris. Kapal itu kemudian ditenggelamkan atas perintah Kapten Jerman.

"Untuk menemukan bangkai kapal perang khusus seperti itu jarang dan sangat menyenangkan bagi kami yang bekerja dengan penyelidikan bawah air," tutup Hobberstad. (lgi)

Baca juga:

Museum Bawah Laut Paling Keren di Dunia

#Kapal Perang #Jerman #Kapal Laut
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Indonesia
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Kunjungan itu menandai rangkaian peringatan 75 tahun hubungan bilateral kedua negara yang akan diperingati pada 2027.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Kedua presiden membahas potensi kerja sama bisnis, energi, iklim, tenaga kerja, dan budaya.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Indonesia
Presiden Jerman Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Rombongan Presiden Jerman dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.00 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Olahraga
Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1
Gelandang enerjik Felix Nmecha membuka keran gol laga baru berjalan enam menit usai memanfaatkan umpan matang Florian Wirtz
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1
Olahraga
Bisa Ada Kejutan dari ‘Pantera Negra’, Statistik dan Prediksi Laga Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Curacao ialah tim debutan Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Bisa Ada Kejutan dari ‘Pantera Negra’, Statistik dan Prediksi Laga Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026
Olahraga
Prediksi Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggul, Ekuador dan Pantai Gading Bersaing Ketat
Jerman diprediksi menjadi juara Grup E Piala Dunia 2026. Simak analisis peluang Ekuador, Pantai Gading, dan Curaçao menuju babak gugur.
ImanK - Selasa, 09 Juni 2026
Prediksi Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggul, Ekuador dan Pantai Gading Bersaing Ketat
Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Bagikan