Selebritas

Kanye West Jual Kaus Seharga Rp 300 Ribuan Bergambar Swastika, Diiklankan di Acara Super Bowl 2025

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 Februari 2025
Kanye West Jual Kaus Seharga Rp 300 Ribuan Bergambar Swastika, Diiklankan di Acara Super Bowl 2025

Kanye West.(Foto: Instagram/k1serwest)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KANYE West menutup pekan dengan penuh kebencian. Sebagai aksi pamungkas, ia menjual kaus bergambar swastika seharga USD 20 atau sekira Rp 315.000. Kaus itu dijual West di situs web yang dipromosikan di Super Bowl 2025.

Situs web tersebut mendapatkan promosi baru pada Minggu (9/1), ketika West, yang kini mengganti namanya menjadi Ye, membeli iklan TV lokal selama Super Bowl. Iklan tersebut menampilkan dirinya yang sedang duduk di ruang praktik dokter gigi sambil merekam iklan berdurasi 30 detik menggunakan iPhone untuk mengajak orang-orang mengunjungi situs web Yeezy miliknya.

Seperti dilansir Hollywood Reporter, meskipun ditayangkan selama Super Bowl, iklan tersebut tak tayang secara nasional di Fox. Hanya penonton di beberapa pasar tertentu yang dapat melihatnya. Fox, seperti diwartakan CNN, tidak memiliki kontrol penuh atas semua iklan yang ditayangkan di afiliasi mereka.

Beberapa hari terakhir, West telah mengunggah ujaran kebencian yang sangat antisemitik, homofobik, dan misoginis melalui akun X-nya kepada lebih dari 32 juta pengikutnya. Sejumlah selebritas, kelompok Yahudi, organisasi antikebencian, dan akun X lainnya telah memohon kepada platform X milik Elon Musk untuk mengambil tindakan. Beberapa unggahan West di X mendapat pembatasan visibilitas, termasuk yang mengandung pernyataan homofobik dan yang mengadvokasi kekerasan terhadap orang Yahudi.

Baca juga:

Buat Heboh Busana Bianca Censori Istri Kanye West Jadi Pusat Perhatian di Grammy Awards 2025



Catatan yang terlampir pada beberapa unggahan tersebut mengatakan, ‘unggahan ini mungkin melanggar aturan X tentang perilaku kebencian’, dan menambahkan bahwa postingan itu ‘tidak dapat dibalas, dibagikan, atau disukai’.

Liga Anti-Pencemaran Nama Baik (ADL) pada Senin (10/2) mengkritik keras West. “Swastika merupakan simbol yang diadopsi Hitler sebagai lambang utama Nazi. Itu menggugah pengikutnya pada abad ke-20 dan terus mengancam serta menanamkan rasa takut pada mereka yang menjadi sasaran antisemitisme dan supremasi kulit putih,” kata ADL dalam sebuah pernyataan yang diunggah di X.

“Tidak ada alasan untuk perilaku seperti ini,” tegas mereka.

Pada Minggu malam, West tampaknya menonaktifkan akun X-nya. “Aku akan keluar dari Twitter. Aku menghargai Elon karena telah memberiku kesempatan untuk meluapkan perasaan. Ini sangat melegakan bisa menggunakan dunia sebagai papan suara,” ujarnya.

“Mengingat apa yang telah dia unggah, akun ini sekarang diklasifikasikan sebagai NSFW. Anda seharusnya tidak melihat itu lagi,” kata Musk merespons keluhan atas unggahan West. NSFW mengacu kepada singkatan dari ‘not safe for work’, yang artinya ‘tidak aman untuk dilihat di tempat kerja’.

West sebelumnya dilarang di platform Twitter (nama X sebelumnya) pada 2022. Musk menyebutnya ‘provokasi kekerasan’. Akun West dipulihkan kembali pada Juli 2023.

West berbagi dalam sebuah sinisar minggu lalu bahwa ia sebelumnya salah didiagnosis dengan gangguan bipolar, tetapi ternyata dia mengidap autisme. Ia mengatakan diagnosis itu membantunya untuk lebih memahami dirinya sendiri.

Komentar kontroversial West sebelumnya telah mengakhiri beberapa hubungan bisnis, termasuk dengan Gap dan Adidas. Pada 2022, beberapa orang yang dulunya dekat dengan artis tersebut mengatakan bahwa dia sudah lama terpesona dengan Hitler dan pernah ingin memberi judul albumnya nama pemimpin Nazi tersebut.(dwi)

Baca juga:

Bianca Censori Tampil Nyaris Telanjang Bikin Kanye West Diusir dari Grammy 2025, Benarkah?

#Kanye West #Musik #Super Bowl
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Berkibarlah Bendera Negeriku', Pesan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
'Berkibarlah Bendera Negeriku' karya Gombloh membawa pesan nasionalisme, cinta Tanah Air, persatuan, serta penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 51 menit lalu
Makna Lagu 'Berkibarlah Bendera Negeriku', Pesan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
ShowBiz
Endah N Rhesa Hadirkan 'Terang Bulan', Kisah tentang Menerima Kehilangan dan Memulihkan Luka
Endah N Rhesa menghadirkan 'Terang Bulan', single terbaru yang bercerita tentang menerima kehilangan, menghadapi kesunyian, dan memulihkan luka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Endah N Rhesa Hadirkan 'Terang Bulan', Kisah tentang Menerima Kehilangan dan Memulihkan Luka
ShowBiz
KOTAK Hadirkan Single 'YOLO', Penanda Semangat Baru Setelah Lebih dari 20 Tahun Bermusik
Setelah lebih dari 20 tahun berkarya, KOTAK memasuki babak baru secara independen lewat single 'YOLO (You Only Live Once)' tentang keberanian mencoba.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
KOTAK Hadirkan Single 'YOLO', Penanda Semangat Baru Setelah Lebih dari 20 Tahun Bermusik
ShowBiz
Kaleb J Bawa Kisah Penantian dan Cinta yang Menjadi Nyata lewat 'I Found You'
Kaleb J melanjutkan EP 'Tanda Cinta' lewat 'I Found You', lagu tentang penantian, doa, dan momen ketika seseorang akhirnya menemukan cinta yang diharapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Kaleb J Bawa Kisah Penantian dan Cinta yang Menjadi Nyata lewat 'I Found You'
ShowBiz
Syakir Daulay Rilis 'Menembus Langit', Lagu tentang Kehilangan dan Kekuatan Doa
Syakir Daulay kembali dengan single 'Menembus Langit'. Lagu ini mengangkat kisah kehilangan, kerinduan, harapan, keikhlasan, dan kekuatan doa.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Syakir Daulay Rilis 'Menembus Langit', Lagu tentang Kehilangan dan Kekuatan Doa
ShowBiz
Delapan Tahun Berlalu, UTBBYS Kembali dengan Album VIRADA
UTBBYS kembali setelah delapan tahun dengan album penuh keempat, VIRADA, melalui kolaborasi dengan demajors.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Delapan Tahun Berlalu, UTBBYS Kembali dengan Album VIRADA
ShowBiz
'No Mercy', Lagu DPR IAN yang Buka OST 'Flex X Cop 2'
Lewat 'No Mercy', DPR IAN membangun atmosfer yang penuh ketegangan dan misteri.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
'No Mercy', Lagu DPR IAN yang Buka OST 'Flex X Cop 2'
Indonesia
Kemendag dan Badan Perlindungan Konsumen Harus Investigasi Promosi Minuman Beralkohol Melalui Hafalan Al Quran
Kalau ditemukan pelanggaran, jangan berhenti pada permintaan maaf atau klarifikasi. Harus ada tindakan dan sanksi yang tegas sesuai aturan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Kemendag dan Badan Perlindungan Konsumen Harus Investigasi Promosi Minuman Beralkohol Melalui Hafalan Al Quran
ShowBiz
Afan Kembali dengan 'Jangan Ungkit Ungkit', Angkat Pesan untuk Move On
Afan kembali dengan lagu 'Jangan Ungkit Ungkit. Lagu ini memadukan hip-hop dan dangdut dengan pesan move on untuk tinggalkan masa lalu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Afan Kembali dengan 'Jangan Ungkit Ungkit', Angkat Pesan untuk Move On
ShowBiz
Terinspirasi Bali, Josh Holmes Ubah 'Say Yes' Jadi Lagu tentang Cinta dan Komitmen
Josh Holmes merilis “Say Yes (Wedding Version)” sebagai rilisan perdana The Bali Sessions (Acoustic EP), terinspirasi dari proses kreatifnya di Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Terinspirasi Bali, Josh Holmes Ubah 'Say Yes' Jadi Lagu tentang Cinta dan Komitmen
Bagikan