MerahPutih Internasional - Kantor Pusat Samsung di Seoul, Korea Selatan digeledah oleh aparat Kejaksaan. Samsung diduga terlibat dalam penyalahgunaan kekuasaan yang melibatkan Presiden Park Geun-hye dan orang kepercayaannya Choi Soon-sil.
Kasus ini bermula ketika Presiden Park dituduh membiarkan Choi, yang bukan pejabat pemerintah, melihat isi dokumen dan pidato presiden. Choi juga dituduh memberi pengaruh buruk pada jalannya pemerintahan.
Mengutip kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Selasa (8/11) WIB, dilaporkan Choi menggunakan hubungannya dengan Park untuk mengumpulkan jutaan dolar sumbangan untuk kegiatan latihan berkuda putrinya di Jerman. Dan, menurut kantor penyidik Kejaksaan, raksasa elektronik asal Negeri Ginseng itu mendanai perusahaan milik Choi dan putrinya sebesar 2,8 juta euro (sekira Rp). Kejaksaan setempat juga menggeledah Federasi Berkuda Korea dan Asosiasi Berkuda Korea.
Pihak Samsung kepada BBC, mengatakan membenarkan kabar adanya penggeledahan kantor mereka, namun enggan memberi pernyataan lebih jauh seputar dugaan keterlibatan presiden.
Sebelumnya, aparat berwajib telah menahan Choi pada 3 November lalu dengan dakwaan melakukan fraud dan penyalahgunaan wewenang. Presiden Park sendiri sudah meminta maaf atas nama teman wanitanya, Choi, tapi desakan mundur tak terelakan. Ribuan massa turun ke jalan mendesak orang nomor satu itu mundur. (Luh)
BACA JUGA:
- Nobel Sastra 2016 Diberikan kepada Penyanyi Bob Dylan
- Hart dan Holmstrom Raih Hadiah Nobel Ekonomi 2016
- Penelitian Konsumsi dan Kemiskinan Angus Deaton Menangkan Hadiah Nobel Ekonomi 2015
- Malala Yousafzai Penerima Nobel Termuda
- Sastra Bulan Purnama Ke-61 Akan Lagukan Puisi Penyair Yogyakarta

