Otomotif

Kandi Asal Tiongkok Bakal Saingi Tesla

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 05 Agustus 2020
Kandi Asal Tiongkok Bakal Saingi Tesla

Saingan Tesla asal Tiongkok, Kandi. (InsideEVs)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIONGKOK selalu punya inovasi untuk menandingi produk Barat. Jika biasanya mereka mampu bersaing di bidang telekomunikasi, kini mereka terjun ke sektor transportasi.

Perusahaan Kandi Technologi siap bersaing dengan pembuat kendaraan elektrik terkenal di dunia, Tesla dan Nio. Harga yang sangat bersaing dari model yang ditawarkan oleh Tesla.

Baca juga:

Dijual: Dua Unit Motor Pabrikan KTM MotoGP

mobil
Mobil listrik Kandi K27. (Foto: Kandi Electric Car)

Menurut laman Business Insider, model K27 yang ringkas dibanderol mulai dari USD12.999 atau sekitar Rp191 juta. Adapun model K23 yang lebih besar dihargai mulai dari USD22.499 atau senilai Rp330 juta. Sementara koleksi Tesla dengan harga termurah saja seharga USD31.690 bila dikurskan mencapai Rp465 juta.

"Kendaraan elektrik telah dianggap baik karena efisiensi, keberlanjutan, dan inovatif. Namun orang sering berpikir ulang karena harganya yang begitu tinggi. Kandi mengubah itu dan merevolusi pengalaman pembelian kendaraan elektrik bagi banyak orang," jelas CEO Kandi Technology, Johnny Tai.

Baca Juga:

Volkswagen Merilis Konsep Mobil Van Model Kompak

mobil
Mobil listrik Kandi harganya bersaing dengan Tesla. (Foto: InsideEVs)

Representatif Kandi Technologies mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan dua mobil elektrik di AS pada bulan Agustus. Mobil tersebut rencananya akan tersedia untuk pengiriman pada akhir tahun.

Kandi America, anak perusahaan Kandi Technologi di Amerika mengatakan pelanggan dapat mendepositokan uang sebesar USD100 sekitar Rp1,5 juta dan nanti sepenuhnya dikembalikan. Untuk dua model mobilnya, K27 dan K23, siap dikirimkan mulai kuartal keempat tahun 2020. Pengumuman tersebut membuat saham perusahaan itu meroket hampir 350% dalam dua hari terakhir. (avia)

Baca Juga:

Aston Martin Pensiun dari Film James Bond setelah 'No Time to Die'

#Mobil #Mobil Mahal #Mobil Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Olahraga
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Russell sempat memimpin balapan setelah start, tetapi Antonelli terus memberikan tekanan. Ketegangan memuncak pada lap ke-24 ketika keduanya bersenggolan ringan di chicane terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Indonesia
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Energi dinilai sebagai salah satu bidang yang sangat menentukan bagi keberlangsungan sebuah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Bagikan