KAI Daop 6 Gandeng BNPT Cegah Aksi Terorisme di Kereta
Penumpang Kereta Api. (MP/Kanu)
MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyelenggarakan sosialisasi pencegahan aksi terorisme di Stasiun Solo Balapan.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan kolaborasi tersebut sebagai langkah upaya menangkal infiltrasi paham teroris dan membangun sinergitas pencegahan paham radikal terorisme di lingkungan kereta api.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami dari Daop 6 akan bertindak secara tegas dan proaktif bersama pihak yang berwenang apabila terdapat dugaan tindak terorisme di lingkungan kereta api,” kata Krisbiyantoro, Kamis (3/10)
Dalam kesempatan itu. Krisbiyantoro mengungkapkan BNPT menjelaskan bagaimana sikap bijak dalam mengelola risiko terorisme dengan melakukan identifikasi, analisis, dan evaluasi.
Baca juga:
Polda Metro Jaya Antisipasi Ancaman Terorisme saat Pilkada 2024
“Bentuk serangan teror pun dapat berupa sabotase, penyelundupan bahan berbahaya, pencurian bahan berbahaya, pemetaan atau espionase, penusukan berlatar belakang radikal terorisme, bom bunuh diri, dan active shooter,” papar dia.
Sosialisasi BNPT di Stasiun Solo Balapan ini diharapkan dapat menjadi pilot project upaya penanggulangan terorisme di sektor transportasi kereta api khususnya wilayah Daop 6 Yogyakarta. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Akses Warga Serpong dan Sekitarnya Kini Jadi Lebih Mudah
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Gempa Pacitan tak Ganggu Operasional, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Api Kembali Normal
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
Rel di Pekalongan Terendam Banjir, Komisi V DPR Ingatkan Rentannya Infrastruktur Kereta Api
Banjir, Rute Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan, Berikut Perjalanan yang tak Beroperasi Hari ini dan Besok Imbas Banjir
Rel Pekalongan Mulai Bisa Dilalui, KAI Masih Belum Berani Jalankan Dua Kereta ke Jakarta
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Banjir Surut, Perjalanan KRL Tanjung Priok-Kampung Bandan kembali Normal dengan Kecepatan Terbatas
Pemulihan Jalur KA Tergenang Banjir Mulai Dilakukan, Kecepatan Kereta Hanya 20 Kilometer Per Jam