Kafe Dangdut di New York Jadi Potensi Musik Dangdut Mendunia
Berkolaborasi dengan Anomali Coffee. (Foto: Instagram/fitricarlina)
KALAU kata Project Pop, Dangdut is the music of my country. Pun juga dengan penyanyi dangdut Fitri Carlina yang berencana membuka kedai kopi dangdut di New York dengan tujuan membumikan dangdut di Amerika dan dunia.
Melihat hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi Cafe Dangdut yang mempromosikan musik dangdut dan kopi khas Indonesia di New York, AS. Cafe dangdut juga berupaya memperkenalkan musik dangdut melalui coffee culture yang sudah menjadi kebiasaan sebagian besar orang AS.
“Ini adalah bagian dari dukungan kita sebagai masyarakat Indonesia agar Dangdut segera diakui sebagai warisan tak benda oleh UNESCO,” kata Sandiaga lewat Instagramnya.
“Potensi musik dangdut sendiri sangat besar sebagai modal utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, dan juga penciptaan lapangan kerja,” lanjutnya.
Baca juga:
Grup Dangdut Monata Goyang Pengunjung TMII di Malam Tahun Baru
Lihat postingan ini di Instagram
Sandiaga melihat bahwa di New York, kopi seakan sudah menjadi gaya hidup dan kehadiran Cafe Dangdut bisa menjadi sebuah bisnis yang bagus.
“Tujuan jangka panjang dari hadirnya Cafe Dangdut ini bisa memfasilitasi kehadiran potensi pelaku ekraf atau artis Indonesia untuk meniti karier di Amerika Serikat melalui New York sebagai pusat industri musik dunia. Selain itu, juga turut mempromosikan produk ekraf dan wisata Indonesia di luar negeri,” ujar Konsul Jederal RI New York Arifi Saiman, mengutip Arah Destinasi.
Pemilihan New York pun dinilai tepat untuk membuka bisnis serta ajang mempromosikan produk parekraf Indonesia.
Founder Cafe Dangdut, Romy Sembiring mengatakan kopi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mendunia. Oleh karenanya, ia memberanikan diri memasarkan kopi di kota yang dikenal dunia tersebut.
Baca juga:
Lihat postingan ini di Instagram
“Kita lihat opportunity banyak sekali di Amerika dan New York juga termasuk importir terbesar di Amerika mengenai kopi dan kita sebagai produsen terbesar di Indonesia,” kata Romy.
Cafe Dangdut juga berkolaborasi dengan Anomali Coffee untuk menyediakan kopi dengan cita rasa yang dapat diterima di New York.
“Jadi kalau bicara soal dangdut, bicara soal kopi itu sudah Indonesia banget. Dari Aceh sudah ada perwakilannya, dari Papua ada, jadi kita tidak bisa membawa ini menjadi panggung yang baru, kopi Indonesia itu begini. Itu yang dicari masyarakat dunia ke depan. Mudah-mudahan Anomali bisa membantu Cafe Dangdut,” tutup Founder Anomali Coffee, Irvan Helmi. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai
Ruzan & Vita Visualisasikan Kisah Cinta 20 Tahun Lewat Video Musik 'Rayuanmu'
BASS3 Luncurkan Single '3WARNA', Satukan 3 Karakter Bass Indonesia
Denny Caknan Hadirkan 'Titenono', Padukan Sentuhan Pop Modern dalam Bahasa Lokal
Ifan Seventeen Rilis '1001 Cara', Hadirkan Nuansa Nostalgia dengan Musik Lebih Dewasa
Cakra Khan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris Chrisye 'Ketika Tangan dan Kaki Berkata'
Burgerkill Tegaskan Perlawanan Lewat Single 'Kontinum', Berikut Lirik Lengkapnya
Mitski Gelar Tur Dunia 'Nothing’s About to Happen to Me', Sambangi Jakarta Juli 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS