Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kafe Dangdut di New York Jadi Potensi Musik Dangdut Mendunia

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 27 Mei 2021
Kafe Dangdut di New York Jadi Potensi Musik Dangdut Mendunia

Berkolaborasi dengan Anomali Coffee. (Foto: Instagram/fitricarlina)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALAU kata Project Pop, Dangdut is the music of my country. Pun juga dengan penyanyi dangdut Fitri Carlina yang berencana membuka kedai kopi dangdut di New York dengan tujuan membumikan dangdut di Amerika dan dunia.

Melihat hal ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi Cafe Dangdut yang mempromosikan musik dangdut dan kopi khas Indonesia di New York, AS. Cafe dangdut juga berupaya memperkenalkan musik dangdut melalui coffee culture yang sudah menjadi kebiasaan sebagian besar orang AS.

“Ini adalah bagian dari dukungan kita sebagai masyarakat Indonesia agar Dangdut segera diakui sebagai warisan tak benda oleh UNESCO,” kata Sandiaga lewat Instagramnya.

“Potensi musik dangdut sendiri sangat besar sebagai modal utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, dan juga penciptaan lapangan kerja,” lanjutnya.

Baca juga:

Grup Dangdut Monata Goyang Pengunjung TMII di Malam Tahun Baru

Sandiaga melihat bahwa di New York, kopi seakan sudah menjadi gaya hidup dan kehadiran Cafe Dangdut bisa menjadi sebuah bisnis yang bagus.

“Tujuan jangka panjang dari hadirnya Cafe Dangdut ini bisa memfasilitasi kehadiran potensi pelaku ekraf atau artis Indonesia untuk meniti karier di Amerika Serikat melalui New York sebagai pusat industri musik dunia. Selain itu, juga turut mempromosikan produk ekraf dan wisata Indonesia di luar negeri,” ujar Konsul Jederal RI New York Arifi Saiman, mengutip Arah Destinasi.

Pemilihan New York pun dinilai tepat untuk membuka bisnis serta ajang mempromosikan produk parekraf Indonesia.

Founder Cafe Dangdut, Romy Sembiring mengatakan kopi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mendunia. Oleh karenanya, ia memberanikan diri memasarkan kopi di kota yang dikenal dunia tersebut.

Baca juga:

Dangdut, Musik Yang Disukai Semua Orang Di Negeri Aing


“Kita lihat opportunity banyak sekali di Amerika dan New York juga termasuk importir terbesar di Amerika mengenai kopi dan kita sebagai produsen terbesar di Indonesia,” kata Romy.

Cafe Dangdut juga berkolaborasi dengan Anomali Coffee untuk menyediakan kopi dengan cita rasa yang dapat diterima di New York.

“Jadi kalau bicara soal dangdut, bicara soal kopi itu sudah Indonesia banget. Dari Aceh sudah ada perwakilannya, dari Papua ada, jadi kita tidak bisa membawa ini menjadi panggung yang baru, kopi Indonesia itu begini. Itu yang dicari masyarakat dunia ke depan. Mudah-mudahan Anomali bisa membantu Cafe Dangdut,” tutup Founder Anomali Coffee, Irvan Helmi. (and)

Baca juga:

Inilah Daftar Penyanyi Dangdut Pria Legendaris di Indonesia

#Musik #Kuliner #Kopi #Kafe #Kedai Kopi #New York
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan