Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Kabut Asap Melanda, Begini Cara Melindungi Kesehatan dari Polusi Udara

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 16 September 2019
Kabut Asap Melanda, Begini Cara Melindungi Kesehatan dari Polusi Udara

Kebakaran hutan dan lahan membuat kabutu asap pekat. (foto: earthchronicles)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT puncak musim kemarau pada Agustus-September 2019 ini, kebakaran lahan dan hutan (karhutla) jadi momok. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mencatat setidaknya ada sembilan daerah di Indonesia yang rawan karhutla.

Daerah seperti Pontianak dan Riau dalam beberapa hari ini telah dikepung asap akibat karhutla. Kabut asap tersebut berpotensi mengakibatkan masalah kesehatan pada masyarakat.

BACA JUGA: Pontianak Berselimut Asap Karhutla, Udara Terasa Pahit

Beberapa cara sudah dilakukan banyak pihak untuk mencegah dan menangani dampak karthutla, baik dari masyarakat maupun pemerintah. Menghirup kabut asap terlalu lama akan mengakibatkan penyakit yang sangat berbahaya. Gangguan sistem pernapasan, diare, malaria, batuk, radang paru, hingga tubuh lemas merupakan beberapa efek yang bisa terjadi.

Agar terhindar dari efek kabut asap tersebut, kamu bisa menerapkan cara berikut yang Merahputih.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Gunakan Masker

masker
Gunakan masker N95 agar efektif. (foto: handover)


Hal yang paling sederhana yang bisa kamu lakukan ialah menggunakan masker saat atau tidak melakukan aktivitas. Masker akan sangat membantu untuk meminimalisasi debu yang masuk ke saluran pernapasan. Namun, untuk menghindari asap yang kuat tidak disaranakan untuk menggunakan masker biasa. Masker itu tidak akan berpengaruh untuk melindungi sistem pernapasan.

Sebaiknya, pilih dan gunakan jenis masker N95 yang dapat menyaring udara sebaik mungkin.

2. Jaga Kualitas Udara di Dalam Rumah

smoking
Jangan membakar sesuatu yang menimbulkan asap dalam rumah. (foto: pixabay/myriam fotos)

Saat kabut asap melanda, amat disarankan untuk tetap tinggal di dalam rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar. Tutup semua akses yang memungkinkan udara masuk ke rumah, seperti jendela dan pintu.

Jangan membakar sesuatu yang menimbulkan asap, seperti obat nyamuk, lilin, dan rokok. Jika kondisi rumah terlalu pengap, kamu bisa mencari perlindungan di pusat evakuasi yang jauh dari daerah yang terkena kabut asap.

3. Makan Asupan Sehat bagi Tubuh

food
Asup makanan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh. (foto: pixabay/stevepb)

Cara yang paling mudah untuk membuat badanmu tetap sehat ialah dengan minum air yang cukup dan mengonsumsi makan sehat. Hal itu akan membantu membuang racun dalam tubuh dan menangkal racun dari polusi udara. Konsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan, agar tubuh tetap mendapat asupan vitamin.

BACA JUGA: Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Diet Alkaline


4. Tidak Keluar Rumah

home
Tetaplah di rumah jika tak ada keperluan. (foto: pixabay/jill wellington)

Jika tidak ada kepentingan, usahan kamu untuk tidak keluar rumah saat kabut asap sedang pekat. Tujuannya ialah menghindari paparan asap karhutla yang akan berdampak bagi kesehatan tubuh. Tetaplah berada di dalam rumah untuk melakukan aktivitas lainnya.


5. Bersihkan Rumah

home
Selalu bersihkan rumah. (foto: pixabay/kirkandmimi)

Kabut asap yang menyelimuti akan menyebabkan udara menumpuk menjadi debu di sekitar dan di dalam rumah. Segera bersihkan debu tersebut agar tidak terlalu banyak dan membuat rumah kotor.

Kamu bisa menggunakan kemoceng atau vakum yang mengandung filter high efficiency particulate air (HEPA). Teknologi itu mampu membersihkan debu dan bakteri lainnya hingga partikel terkecil.(And)

BACA JUGA: Rahasia Dibalik Manis dan Kenyalnya Permen Karet

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan