Jual Mahal Malah Menarik Perhatian Pria
Jual mahal dapat membuat pria yang yang target mendekat. (Foto: Pexels/Pixabay)
KERAP dipakai istilah 'jual mahal' menggambarkan seseorang yang sombong. Padahal ada sisi positif dari jual mahal ini.
Penelitian yang dilakukan di University of Rochester dan Centre Herzliya menggambarkan kalau perempuan yang jual mahal malah membangkitkan hasrat lebih dalam lagi.
Baca Juga:
Kesulitan dalam pengejaran membangkitkan sisi pemburu dari pria. Semakin sulit untuk didekati semakin keras hasrat menggebu-gebu. Tak ada salahnya bagi perempuan yang sudah mendapatkan target prianya untuk bermain sedikit jual mahal.
Laman Mirror menuliskan bahwa peneliti dari dua lembaga tersebut melihat bahwa dampaknya sangat hebat pada pria yang berusaha mendekati seorang perempuan.
Penelitian yang dikomandani oleh Gurit Birnbaum itu menyebutkan bahwa jika seseorang sangat mudah didekati maka kesan yang diperoleh pria adalah orang itu sama sekali tidak memiliki nilai yang harus diperjuangkan. Dibandingkan dengan perempuan yang tidak menunjukan ketertarikan pada saat pendekatan.
Penelitian dimulai pada profil-profil orang di online yang terkesan sangat sulit untuk didekati atau sangat mudah didekati. Mereka ingin mengukur sejauhmana dampak yang ditimbulkan dari kesan jual mahal ini. Yang diasumsikan oleh para peneliti adalah orang dengan profil jual mahal memiliki nilai lebih dan sangat diburu untuk dijadikan pasangan.
Baca Juga:
Eksperimen lainnya adalah dengan chat partisipan di media sosial Instant Messenger. Kemudian partisipan itu di akhir chat diminta menuliskan satu pesan akhir. Dari pesan akhir itu kemudian para peneliti menganalisa keseluruhan chat yang terjadi. Dampak dari jual mahal ini memang membangkitkan hasrat seksualitas dari pemburu. Membuka kemungkinan untuk melakukan chat di lain hari.
Meskipun demikian Profesor Harry Reis yang terlibat dalam penelitian ini menyebutkan bahwa aksi jual mahal memang memberikan kesan nilai tinggi. Namun kalau terlalusulit malah akan menjadi bumerang. Orang akan melihatnya sebagai profil seseorang yang arogan dan menghilangkan minat orang lain.
Tim peneliti menyebutkan jual mahal yang baik adalah menunjukan ketertarikan pada target tertentu namun jangan terlalu membuka diri selebar-lebarnya. Selalu memperhatikan profil seseorang yang dituju. Mereka biasanya tidak tertark dengan sesuatu yang sudah dimiliki. (psr)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Ramalan Zodiak, 16 Januari 2026: Masalah Cinta dan Keuangan Terungkap!
Ramalan Zodiak 13 Januari 2026: Siapa Paling Bermasalah soal Uang dan Cinta?
Ramalan Zodiak 12 Januari 2026: Asmara Diuji, Karier Penuh Tekanan!
Ramalan Zodiak 11 Januari 2026: Asmara Diuji, Keuangan Perlu Waspada
Ramalan Zodiak 8 Januari 2026: Asmara dan Keuangan Sedang Diuji?
Ramalan Zodiak, 2 Januari 2026: Asmara dan Keuangan, Ini Masalah Utamanya
Ramalan Zodiak 31 Desember 2025: Ujian Asmara dan Karier di Akhir Tahun
Ramalan Zodiak, 29 Desember 2025: Keuangan dan Asmara Diuji, Ini Kendala dan Tipsnya
Ramalan Shio Kuda 2026: Tahun Ujian Sekaligus Peluang Besar
Ramalan Zodiak 28 Desember 2025: Keuangan dan Asmara Sedang Diuji