Jual-Beli Properti Kini Enggak Perlu Lagi Pakai Cara Lama
Kini para agen dan pencari properti dimudahkan dengan layanan digital satu atap. (Foto: Unsplash-Towfiqu Barbhuiya)
PENCARIAN properti di dunia maya tak pernah sepi. Paling tidak, pengguna internet di Indonesia selalu berusaha mencari tahu pada layanan pencarian digital beragam aspek tentang properti sebelum menjatuhkan pilihan.
Survei Property Affordability Sentiment Index 2020 menempatkan aspek lokasi sebagai faktor penting dalam pemilihan properti khususnya hunian dengan raihan 98 persen.
Di tempat kedua ada aspek lingkungan (87 persen), lintas akses menuju tranpostrasi publik (81 persen), aspek harga (72 persen), luas bangunan (71 persen), desain dan konstruksi (64 persen), fasilitas di dalam lingkungan properti (57 persen), dan paling bungsu aspek kesiapan hunian untuk ditempati (56 persen).
Baca juga:
Menurut data dari Bank Indonesia sektor properti memberikan kontribusi sebesar Rp 324,3 triliun pada perekonomian nasional atau 3,02 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2020.
Demi mendukung kompetensi agen properti nasional dalam penjualan properti, Lamudi meluncurkan Paket OLX Lamudi (POL) untuk menjangkau lebih dari 22 juta pencari properti di seluruh Indonesia setiap bulannya.
Dengan adanya POL, agen properti kini dapat mendapatkan manfaat dari dua platform properti terbesar di Indonesia. Fitur POL memungkinkan agen properti memaksimalkan pemasaran properti dengan jangkauan terluas di Indonesia, begitu pun dengan para konsumen.
“Sebagai PropTech terbesar di Indonesia, kami ingin turut serta menjadi pusat pembangunan ekosistem digital properti nasional, terutama dalam memfasilitasi sektor properti dalam adopsi teknologi," kata CEO Lamudi Mart Polman pada keterangan resmi diterima Merahputih.com.
Baca juga:
POL berinovasi, lanjut Polman, untuk menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang sektor properti nasional nan terhubung dengan 174 sektor perekonomian lainnya dan 350 industri kecil.
Lamudi dalam rentang delapan tahun terakhir telah menghadirkan sebuah layanan satu atap bagi semua pemangku kepentingan di sektor properti, meliputi 30 ribu agen properti, 400 developer, dan 10 bank untuk berinteraksi di segi transaksional.
POL merupakan perwujudan dari inspirasi Lamudi untuk menjawab tantangan para agen properti lapangan dalam pemasaran properti saat peralihan ke metode penjualan hybrid.
Di masa hybrid, AVP of Broker Classifieds Cally Alexandra, mengatakan agen merupakan penggerak penting dalam pembangunan sektor digital properti nasional karena perannya strategis dalam memperkenalkan potensi penggunaan teknologi kepada para pencari properti.
“Sektor properti kini telah menuntut adaptasi baru dari agen dalam mencari alternatif baru pemasaran properti mereka,” kata Cally sekaligus menjawab semua tantangan tersebut tak lagi jadi persoalan dengan adanya layanan satu atap.
Sebelum adanya layanan satu atap, agen properti harus memikirkan alokasi budget terefektif dalam segi periklanan untuk menjangkau pencari properti dalam meningkatkan angka penjualan mereka. (*)
Baca juga:
Bagikan
Yudi Anugrah Nugroho
Berita Terkait
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Desain Layar iPhone 18 Mulai Terungkap, Model Pro Alami Perubahan Besar
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai 8.000mAh, ini Spesifikasi Lengkapnya
OPPO Reno 15 FS 5G Akhirnya Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan 3 Kamera 50MP!
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Amazfit Active Max Resmi Hadir di Indonesia, Layar Besar untuk Aktivitas Lebih Maksimal
Samsung Galaxy S26 Sudah Muncul di Geekbench, Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5?
Xiaomi 17 Max Diprediksi Meluncur April 2026, Punya Fitur Layaknya Seri Pro!
Honor X80 Gendong Baterai 10.000mAh, Harga Diprediksi Enggak Sampai Rp 2,5 Juta