Film

Rahasia Di Balik Properti Film Hollywood

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 16 Mei 2019
Rahasia Di Balik Properti Film Hollywood

Rahasia properti-properti dalam film yang sengaja dihancurkan. (Screenshot Youtube Dance Gavin Dance)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM sebuah produksi film layar lebar, properti-properti yang ada seringkali dimaksudkan untuk dihancurkan. Entah karena ledakan atau saat adegan berkelahi. Pertanyaannya apakah dalam pembuatan film layar lebar tersebut menggunakan properti asli? Jika bukan, mengapa bentuk dan saat properti itu hancur sangat mirip dengan aslinya? Yuk simak rahasia properti yang ada di dalam film-film Hollywood dalam daftar berikut


1. Beda asli dicetak

film
Menggunakan properti asli untuk desain imitasi. (Screenshot Youtube Insider)

Untuk membuat suatu bentuk properti yang mirip dengan aslinya, biasanya menggunakan proses yang sudah dibuat sebelumnya. Studio New Rule FX di Amerika Serikat, menggunakan objek asli untuk ditiru dalam cetakannya. Untuk apa? Supaya lebih terlihat realistis baik itu bentuk maupun tampilan saat benda tersebut dihancurkan.

Pertama-tama properti yang diinginkan dimasukkan kedalam cetakan resin untuk mendapatkan bentuk desainnya. Jika sudah dapat bentuk desain resinnya, akan dicampurkan dengan bahan-bahan kimia kombinasi dari bahan plastik keras dengan karet. Lalu dipanaskan dalam waktu 12 jam hingga berhari-hari.

Jika ukuran properti yang diinginkan lebih besar dari 90 x 90 seperti kursi, meja, dan lain-lainnya. Maka digunakan 3D Printer dengan bahan material gabus keras. "Dengan campuran bahan kimia khusus, molekul yang ada di dalam campuran bahan tadi akan mudah hancur dan tidak berbahaya. Bahkan hanya dengan tekanan kecil saja, properti ini bisa hancur dengan mudahnya," ungkap Ryan Johnson selaku pemilik dan direktur dari New Rule FX.

2. Kaca berbahan dasar karet

film
Kaca yang melekat di kaki Bruce Willis berbahan dasar karet. 9Foto: cinephiliabeyond)

Ingat adegan dalam film Die Hard (1988)? Dimana Bruce Willis tengah ditembaki dalam ruangan kantor yang penuh kaca? Kaca-kaca yang bertebaran di lantai pasca adegan baku tembak membuat langkah Bruce terhenti untuk menuju tempat yang aman. Membuat Bruce Willis harus melewati pecahan kaca tersebut, membuat penonton ngeri dan ngilu. Namun, pecahan-pecahan kaca tersebut bukanlah kaca asli melainkan kaca berbahan dasar karet!

3. Properti kecil untuk bangun properti besar

film
Properti disusun dengan perekat jika membutuhkan susunan yang besar. (Foto: IMDB)

Jika dalam satu adegan dibutuhkan properti seperti atap-atap atau jendela besar, maka membutuhkan susunan dari properti-properti kecil yang ditempelkan menggunakan lem. "Karena pada dasarnya properti-properti tersebut mudah untuk dihancurkan. Penggunaan lem untuk properti yang besar tidak terlalu terlihat mencolok malah justru membuat adegan terlihat realistis," ungkap Ryan.(riq)

#Film #Hollywood #Film Hollywood
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Bagikan