MerahPutih.com - Pemerintah Singapura dan Malaysia diajak untuk bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kalau ada unsur kesengajaan, coba dicari bersama, bekerja sama. Ayo tangani bersama,
kata Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Ignasius Jonan dalam akun Instagram pribadinya @ignasius.jonan yang diunggah pada Rabu (21/10).
Jonan mengajak pemerintah negara tetangga tersebut untuk bekerja sama berdasarkan kerangka kerja ASEAN yang ditandatangani pada 10 Juni 2002.
Kita sudah memiliki framework (kerangka kerja, red.) ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution yang diratifikasi atau ditandatangani di Malaysia oleh 10 negara. Semua negara ASEAN sepakat dalam framework ASEAN,
katanya.
Baca juga:
Konten Karhutla Hilang di Medsos, Menkomdigi Meutya Hafid Minta Platform Buka Algoritma
Selain itu, dia mengajak mereka untuk bekerja sama dengan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdasarkan rekam jejak kerja sama sebelumnya.
Kalau menangani human trafficking (perdagangan manusia, red.) bisa, menangani terorisme bisa, menangani perdagangan obat bius bisa bersama, kenapa ini tidak?
ujarnya.
Singapura dan Malaysia bekerja sama dengan Indonesia maka setiap negara harus memastikan kesiapan peralatan hingga sumber daya manusia untuk menangani karhutla.
Setiap negara, menurut saya, harus memiliki peralatan, harus memiliki teknologi, dan harus memiliki personel yang cukup,
katanya.