Jokowi Perintahkan Audit Seluruh Stadion Bola di Indonesia

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 05 Oktober 2022
Jokowi Perintahkan Audit Seluruh Stadion Bola di Indonesia

Presiden Joko Widodo Widodo meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur pada Rabu (5/10/2022). ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Presiden Joko Widodo tiba di Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Rabu (5/10).

Setibanya di Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Presiden langsung menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar, Kota Malang.

Baca Juga:

Bertolak ke Malang, Jokowi akan Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan

Di sana, Jokowi menjenguk para korban luka tragedi Stadion Kanjuruhan sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia.

Dari RSUD dr. Saiful Anwar, Kepala Negara akan menuju Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, untuk melakukan peninjauan. Jokowi meminta tragedi Stadion Kanjuruhan Malang untuk diusut tuntas.

“Tim pencari fakta independen sudah dibentuk. Karena harus usut tuntas, tidak ada yang ditutup-tutupi. Yang salah juga diberikan sanksi, kalau masuk ke pidana juga sama dipidanakan,” tegas Jokowi yang mengenakan kemeja putih ini.

Presiden juga meminta untuk dilakukan audit total seluruh isi stadion di semua Liga 1, 2, dan 3. Dirinya tidak ingin insiden ini terjadi untuk kedua kalinya, oleh karena itu kelayakan fasilitas menjadi sorotan penting.

“Apakah lebar gerbangnya sesuai dengan standar, apakah manajemennya memegang kendali dengan benar,” ucap Jokowi yang memakai sepatu kets ini.

Selain itu, Jokowi juga menceritakan kalau dia baru saja menghubungi Giani Infatino Presiden FIFA. Dalam pesan itu Jokowi membeberkan kesediaan FIFA untuk membantu Indonesia dalam peningkatan kualitas sepak bola.

“Kalau diperlukan, FIFA siap untuk membantu memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia,” tutur Jokowi.

Baca Juga:

Tanggapi Tragedi Kanjuruhan, Pele: Olahraga Seharusnya Menjadi Wujud Cinta

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta agar Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bisa segera menyelesaikan tugasnya.

"Kita tahu telah dibentuk tim gabungan independen, kita harapkan tim ini segera bisa menyelesaikan tugasnya," kata Jokowi.

Tim gabungan ini diharapkan mampu mengungkap penyebab utama dari tragedi Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu malam.

"Jadi kita tahu penyebab utama dari tragedi 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan," tukasnya.

Jokowi sempat berbincang dengan para korban yang menjadi saksi tragedi Kanjuruhan. Kepala Negara ingin mengetahui penyebab kejadian secara langsung dari saksi mata.

"Saya ingin tahu akar penyebab masalah ini sehingga ke depan mendapatkan solusi terbaik," terangnya.

Selepas dari Malang, Jokowi akan kembali ke Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh untuk kemudian lepas landas menuju Provinsi Bali. Presiden direncanakan akan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, pada petang hari.

Selanjutnya, Presiden akan menuju Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) untuk membuka Kongres ke-5 Konferensi Badan Peradilan Konstitusi Sedunia atau The World Conference on Constitutional Justice (WCCJ) Tahun 2022. (Knu)

Baca Juga:

Simpati Suporter Bayern Munchen atas Tragedi Kanjuruhan

#Joko Widodo #Presiden Joko Widodo #Jokowi #Arema #Persebaya #Malang #FIFA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Olahraga
Gelandang Thom Haye Absen Melawan Banglades
Thom mendapatkan kartu merah saat melakukan pelanggaran taktikal karena menghadapi pemain sayap Malaysia yang sangat cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Gelandang Thom Haye Absen Melawan Banglades
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Ada Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion SUGBK, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Sementara apabila kepadatan terjadi di Gatot Subroto, pengalihan dapat dilakukan melalui kawasan Semanggi maupun Slipi–Petamburan, menyesuaikan arah kendaraan dan situasi lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Ada Laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion SUGBK, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Bagikan