Headline

Jokowi Janji Akan Tambah 100 Jabatan Perwira Tinggi TNI-Polri

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 16 Mei 2019
Jokowi Janji Akan Tambah 100 Jabatan Perwira Tinggi TNI-Polri

Presiden Jokowi (MPb/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan akan menambah 100 jabatan perwira tinggi TNI-Polri sedangkan tunjangan hari raya (THR) bagi prajurit akan diberikan pada akhir Mei.

"Sebentar lagi akan saya tanda tangani penambahan jabatan perwira tinggi TNI, yang nantinya akan ada tambahan jabatan 100 lagi perwira tinggi TNI-Polri," katanya di lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Kamis (16/5).

Presiden menyampaikan hal itu dalam acara buka puasa bersama keluarga besar TNI-Polri dan masyarakat dengan Presiden Republik Indonesia tahun 2019 dengan tema Soliditas Sinergitas TNI-Polri dalam Menjaga Stabilitas Nasional.

Zaken Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Twitter @jokowi)
Zaken Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Twitter @jokowi)

Acara tersebut juga dihadiri Panglima TNI Laksamana Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, para kepala staf angkatan, para menteri kabinet kerja, Imam Besar Masjid Istiqlal Nazarrudin Umar, Habib Lutfi bin Yahya dan ribuan prajurit TNI/Polri.

"Tapi ini kita akan kaji terus dan ke depan akan kita buka ruang-ruang untuk perwira tinggi TNI-Polri, tadi sudah saya cek rancangannya sudah di Kementerian Pertahanan mungkin minggu ini sudah sampai di meja saya," tambah Presiden.

Bukan hanya membuka 100 jabatan untuk perwira tinggi, Presiden juga menjanjikan pemberian THR bagi prajurit.

"Dan sudah saya tanda tangani pemberian THR. Insya Allah diterima akhir bulan ini, paling lambat dan gaji ke-13 pada bulan Juli, kok ibu-ibu yang senang? Jadi sekali lagi THR Insya Allah diterima akhir Mei dan gaji ke-13 diterima akhir Juli," tambah Presiden.

Sebelumnya, menurut Presiden sejumlah anggaran operasional TNI-Polri sudah naik.

"Kesejahteraan TNI dan Polri tahun lalu tunjangan kinerja naik, anggaran operasional Babinsa naik, tahun ini gaji naik 5 persen. Memang baru 5 persen karena ekonomi yang kita harapkan meningkat tajam masih terkendala karena penurunan pertumbuhan ekonomi global," ungkap Presiden.

Peningkatan anggaran tersebut antara lain disebabkan karena menurut Presiden tugas TNI-Polri pun semakin berat.

Sedangkan Panglima TNI Laksamana Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan bahwa acara buka puasa tersebut merupakan bentuk sinergi TNI-Polri.

Marsekal Hadi
Panglima TNI Laksamana Hadi Tjahjanto. (MP/Kanugrahan)

"Acara buka puasa bersama kali ini bertemakan 'Soliditas dan Sinergitas TNI-Polri dalam Menjaga Stabilitas Nasional', selama ini TNI-Polri sudah menunjukkan kerja menjaga stabilitas nasional, untuk itu kami berharap momentum bulan suci Ramadhan ini mempererat persatuan dan kesatuan anak bangsa," kata Hadi yang bicara dengan didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Acara dibuka dengan marawis dan hadrah oleh para prajurit TNI-Polri, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran, serta Salat Magrib bersama.

Saat Salat Magrib masih berlangsung hujan pun turun di lokasi acara yang merupakan lapangan terbuka tersebut. (*)

Baca Juga: Zaken Kabinet Jokowi, Mimpi Setengah Hati di Siang Bolong

#Joko Widodo #TNI-Polri #Tips Buka Bersama
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan