Jokowi Disebut Jadi Ketum PSI, Golkar Sarankan Bikin Partai Sendiri

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 16 Mei 2025
Jokowi Disebut Jadi Ketum PSI, Golkar Sarankan Bikin Partai Sendiri

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM -WAKIL Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia tak mempermasalahkan Presiden Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) yang didorong menjadi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, Doli menyebut Jokowi juga sebenarnya bisa saja mendirikan partai sendiri.

Doli menyadari Jokowi punya hak berpolitik sebagai warga negara Indonesia. Oleh karena itu, ia tak mempersoalkan Jokowi aktif di bidang politik atau bisnis. "Jangankan mau jadi ketua umum partai politik, mendirikan partai politik saja boleh. Enggak ada yang larang begitu," kata Doli kepada wartawan, Jumat (16/5).

Anggota Komisi II DPR RI ini menyebut PSI sebenarnya berhak mendorong siapa saja menjadi ketum. Saat ini, PSI diketuai Kaesang Pangarep yang merupakan anak Jokowi. "Jadi kalau kemudian teman-teman PSI berpikir untuk mendorong Pak Jokowi menjadi calon ketua umumnya, ya, itu hak prerogatifnya mereka, kedaulatannya mereka," ujarnya.

Di sisi lain, Doli mempersilakan Jokowi mempertimbangkan matang-matang opsi menahkodai PSI sebab Golkar masih membuka pintu bagi Jokowi. "Makanya itu tergantung dari individu masing-masing, ya. Individunya Pak Jokowi begitu dan setiap partai politik juga punya mekanismenya sendiri, kan," ujarnya.

Baca juga:

Jangan Sampai Kalah, Jokowi Masih Berhitung Kalkulasi Maju Ketum PSI

Sebelumnya, PSI dikabarkab bakal melaksanakan Pemilu Raya 2025 guna memilih sosok ketum. Pendaftaran terhadap kandidat telah dibuka pada 13 Mei 2025 pada 09.00-18.00 WIB di Basecamp DPP PSI, Jakarta. PSI mengungkap syarat sosok maju sebagai bakal calon Ketum PSI ialah mengantongi kartu keanggotan partai dan menerima dukungan 5 DPW atau tingkat provinsi serta 20 DPD atau tingkat kabupaten atau kota. (Pon)

Baca juga:

Digoyang Isu Pemakzulan, Gibran Disarankan Masuk Golkar, Jokowi Bantu Kaesang di PSI

#Jokowi #PSI #Golkar #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Mantan Wali Kota Solo ini meminta agar penghargaan ini tidak ditarik ke ranah politik. Karena jika ditarik ke ranah politik, itu bisa disalahartikan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Indonesia
Jelang Sidang Kedua dr Tifa Ijazah Palsu, Jokowi: Jika Diminta Majelis Hakim, Saya akan Hadir
Jika persidangan mengharuskan datang, Jokowi akan hadir dan menunjukkan ijazah asli miliknya.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Jelang Sidang Kedua dr Tifa Ijazah Palsu, Jokowi: Jika Diminta Majelis Hakim, Saya akan Hadir
Indonesia
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Kesiapan organisasi hingga tingkat desa juga menjadi modal bagi partai untuk menyambut kunjungan Jokowi ke berbagai daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Setelah Lampung, Jokowi Safari Politik di Kandang Banteng Jateng
Indonesia
Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Pelapor merupakan warga Solo, yakni Budi Kuswanto dan Tri Sapto warga Solo menyerahkan laporan ke Kantor Kejari Solo didampingi kuasa hukumnya, Jumat (3/7).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
 Pasang Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejari
Indonesia
Rencana Pramono Bangun Jembatan Gembok Cinta Kuningan Tuai Kritik Pedas PSI
Rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membangun jembatan gembok cinta di Kuningan menuai kritik dari PSI. DPRD menilai proyek ini tidak menjawab kebutuhan mendesak warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Rencana Pramono Bangun Jembatan Gembok Cinta Kuningan Tuai Kritik Pedas PSI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Presiden Prabowo memanggil Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di Istana Negara. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Panggil Jokowi ke Istana Negara untuk Buktikan Ijazahnya
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Istana Negara Ambil Alih Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Indonesia
Sidang Dokter Tifa Kasus Ijazah Jokowi Boleh Live, Netizen Siap-Siap Kuota
Media boleh menyiarkan langsung agenda pembacaan surat dakwaan, eksepsi, putusan sela, tuntutan, pledoi, hingga putusan akhir
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Sidang Dokter Tifa Kasus Ijazah Jokowi Boleh Live, Netizen Siap-Siap Kuota
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Bagikan