Jika Hubungan RI-Australia Kian Memanas, Pasukan Khas Ini Siap Tempur

Fadhli Fadhli - Sabtu, 07 Januari 2017
Jika Hubungan RI-Australia Kian Memanas, Pasukan Khas Ini Siap Tempur

Konstrad. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Indonesia - Kekhawatiran semakin meruncingnya hubungan diplomatis RI-Australia terlihat nyata.

Setelah memutuskan hubungan kerjasama pertahanan dengan Australia. Insiden pengibaran bendera OPM di Konjen Indonesia-Canbera semakin memperkeruh suasana.

Sangat terkesan bahwa Australia mendukung penuh kemerdekaan Papua, jika saja, pemerintah gagal mendesak penuntasan kasus tersebut.

Terkait hal itu, belum ada usaha pengerahan kekuatan militer guna mendesak pemerintah Australia meminta maaf atau menyeret para pelaku ke meja hijau.

Namun bukan tanpa upaya, yang pasti kekuatan militer Indonesia sangat siap jika harus mengambil barisan terdepan demi menjunjung tinggi kehoramatan bangsa.

Sejumlah unit khas Komando Pasukan khusus Indonesia pastinya siaga tempur dalam keadaan dan kondisi apapun. Pasalnya, unit tersebut dilatih untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Bayangkan saja kondisi fisik unit-unit tersebut harus siaga perang, berat badan melar saja anggota pasukan langsung dikembalikan ke kesatuan asal.

Berikut unit komando yang pastinya siap siaga berada di garda terdepan membela kehormatan dan keutuhan NKRI,

1. Kostrad, Komando Strategis Angkatan Darat

Komando ini punya dua markas, di Jakarta dan Malang. Kostrad bisa disebut rangernya TNI.

Presiden Jokowi saat bersama pasukan Kosntrad. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)
Presiden Jokowi saat bersama pasukan Kostrad. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)

2. Kopassus

Ini adalah pasukan para komando yang paling banyak terlibat pertempuran di Asia. Mulai dari menghadapi bangsa Asing sampai pemberontakan di dalam negeri.

Kopassus juga menjadi role model bagi banyak tentara khusus di Asean. Berapa total jumlah personelnya? sangat dirahasiakan.

Presiden Jokowi di markas Kopassus. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)
Presiden Jokowi di markas Kopassus. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)

3. Kopaska, Komando Pasukan Katak

Pasukan yang kualifikasinya setara dengan Navy Seal US. Bahkan di beberapa kali latihan bersama, Navy Seal US kewalahan mengimbangi ketahanan fisik pasukan katak TNI.

4.Kopaskhas

Ini adalah komando pasukan khusus yang sangat rahasia milik TNI. Sangat diharamkan untuk ikut latihan bersama militer asing. Karena berbasis TNI AU, Paskhas didesain untuk bergerak lebih cepat dan lebih senyap dari semua komando. Awalnya pasukan ini bernama Kopasgat, Komando Pasukan Gerak Cepat.

Presiden Jokowi saat bersama prajurit Korpaskhas. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)
Presiden Jokowi saat bersama prajurit Korpaskhas. (Biro Pers Setpres via FB Presiden Joko Widodo)

Kemampuan penting dari prajurit paskhas adalah lari. Secara rutin setiap prajurit paskas harus bisa mempertahankan kecepatan lari 100 M dibawah 13 detik.

Selain itu, masih banyak unit pasukan elite yang lebih kecil yang tentunya sangat siap diterjunkan. Seperti, Yontaifib Marinir, Denjaka Marinir, Raider AD, Tontaipur AD, Den Bravo 90 AU, dan PPRC (Pasukan Pemukul Reaksi Cepat) lintas matra.

#Indonesia #Kekuatan Militer #TNI #Kopassus #Kopaskhas #Australia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tim Advokasi Minta MK Segera Putus Uji UU TNI demi Supremasi Sipil
Keterlambatan putusan menjadi persoalan karena perluasan peran TNI di luar fungsi pertahanan terus berlangsung.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Tim Advokasi Minta MK Segera Putus Uji UU TNI demi Supremasi Sipil
Indonesia
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Konsistensi kebijakan juga dinilai penting untuk mendukung transformasi struktural Indonesia menuju status negara berpendapatan tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Indonesia
Tentara AS dan Indonesia Berlatih Tembak Drone di Sumatera Selatan
Batalyon Arhanud 10/Dam Jaya direncanakan mengoperasikan rudal Mistral, sedangkan unsur pertahanan udara US Army menggunakan rudal Stinger.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Tentara AS dan Indonesia Berlatih Tembak Drone di Sumatera Selatan
Indonesia
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Tiga helikopter CH-47 Chinook tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi pemadaman dari udara (water bombing).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
3 Helikopter Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla RI, Target Operasi 12-19 September 2026
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Indonesia
Koalisi Sipil: Peradilan Militer Gagal Beri Pertanggungjawaban Setimpal Kasus Andrie Yunus
Hukuman dua terdakwa dipangkas dan pemecatan dari dinas militer dibatalkan.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Koalisi Sipil: Peradilan Militer Gagal Beri Pertanggungjawaban Setimpal Kasus Andrie Yunus
Indonesia
Vonis Pecat 2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal, Pigai Tuntut Banding Sampai PK
Menham Natalius Pigai desak kasasi hingga PK terhadap putusan yang membatalkan sanksi pemecatan 2 TNI penyiram air keras demi keadilan korban. Klik untuk detail kasus!
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
Vonis Pecat 2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal, Pigai Tuntut Banding Sampai PK
Indonesia
Dua Prajurit TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Dipangkas
Pengadilan Militer Tinggi Jakarta mengurangi hukuman dua prajurit TNI yang menjadi terdakwa dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Dua Prajurit TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Dipangkas
Indonesia
Tentara AS, Jepang, Korsel, dan TNI Latihan Bertahan Hidup di Hutan Lampung
Latgabma Super Garuda Shield 2026 di Lampung melibatkan TNI, tentara AS, Jepang, dan Korsel. Mereka berlatih Jungle Survival dan sniper bersama 21 negara dengan total 4.743 personel.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
 Tentara AS, Jepang, Korsel, dan TNI Latihan Bertahan Hidup di Hutan Lampung
Bagikan