Jess Glynne enggak Terima Meme Jet2 Dipakai Gedung Putih untuk Promosi Deportasi, Menyebutnya Menjijikkan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 31 Juli 2025
Jess Glynne enggak Terima Meme Jet2 Dipakai Gedung Putih untuk Promosi Deportasi, Menyebutnya Menjijikkan

Jess Glynne sebut Gedung Putih menjijikkan.(foto: Instagram @jessglynne)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — JESS Glynne marah besar. Ia mengaku jijik dengan kelakuan Gedung Putih yang menggunakan iklan viral Jet2holiday yang menampilkan lagunya sebagai audio dalam video promosi deportasi. Gedung Putih diketahui mengunggah klip di platform X pada Rabu (30/7) malam yang memperlihatkan orang-orang diborgol dibawa petugas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) ke sebuah pesawat milik GlobalX.

Iklan Jet2 yang menampilkan single Glynne pada 2015 Hold My Hand itu disertai sulih suara ceria yang berkata, ‘nothing beats a Jet2 holiday’. Iklan itu telah menjadi meme, digunakan sebagai latar audio banyak video.

Iklan Jet2holiday menjadi viral di awal musim panas dan telah digunakan dalam lebih dari dua juta video di TikTok. Orang-orang menggunakan audio tersebut untuk membagikan video liburan yang lucu dan kacau. Audio tersebut juga digunakan dalam berbagai momen bencana seperti perkelahian di pesawat, kesalahan liburan, dan rencana perjalanan yang gagal.

Seperti dilansir BBC, Zoe Lister, pengisi suara iklan itu, mengatakan ia tidak pernah menyetujui suaranya digunakan untuk mempromosikan hal yang ia sebut sebagai ‘Trump dan kebijakannya yang menjijikkan’.

"Iklan Jet2 telah membawa banyak kegembiraan dan humor ke seluruh dunia, tetapi video Gedung Putih menunjukkan Trump tidak memiliki keduanya," tambah Lister.

Baca juga:

58 WNI Ditangkap Dalam Operasi Keras Penindakan Imigran di Amerika Serikat, 6 Orang Sudah Dideportasi



Seperti Lister, Glynne juga meradang. Ia menulis di Instagram bahwa musiknya tentang cinta, persatuan, dan menyebarkan energi positif, bukan tentang perpecahan atau kebencian.

"Ketika ICE memesankan liburan satu arah Jet2 untuk deportasi. Nothing beats it,” kata Gedung Putih dalam unggahan tersebut.



Unggahan tersebut mendapat kritik dari sejumlah pengguna, salah seorang menyebutnya ‘memalukan dan tidak profesional’, sedangkan lainnya menilai hal itu ‘menunjukkan kurangnya rasa kemanusiaan’. Namun, beberapa orang memuji Trump atas sikapnya terhadap imigrasi.

Ini bukan pertama kalinya pemerintahan Trump mengunggah meme di akun media sosial resmi. Awal bulan ini, sebuah gambar yang menampilkan wajah presiden dipasang di tubuh Superman diunggah dengan keterangan, "Kebenaran. Keadilan. Cara Amerika. Superman Trump."

Beberapa minggu sebelumnya, pemerintahan tersebut juga mengunggah pesan di X yang berbunyi, “Tidak ada di dalam konstitusi yang melarang kami mengunggah meme keren."

Presiden Trump baru-baru ini telah mengalokasikan dana sebesar USD 170 miliar untuk penegakan hukum perbatasan dan imigrasi, termasuk USD 45 juta untuk penahanan. ICE, lembaga penegak hukum federal, akan mendapat tambahan anggaran sebesar USD 76,5 miliar dalam lima tahun mendatang.(dwi)

Baca juga:

Bintang TikTok Khaby Lame Tinggalkan AS, Pergi Sukarela tanpa Catatan Deportasi

#Jess Glynne #Musik #Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

ShowBiz
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
Tonewaves kembali dengan single terbaru berjudul 'Parfum'. Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang aroma yang membangkitkan kenangan manis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
ShowBiz
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
NEONA merilis single terbaru 'PLIN PLAN'. Lagu ini mengangkat kisah hubungan abu-abu yang dekat dengan pengalaman anak muda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
ShowBiz
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
TYLA merilis single terbaru berjudul “IS IT LOVE” yang memadukan irama dance dengan lirik emosional tentang cinta dan keraguan dalam hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
ShowBiz
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
Mario G. Klau kembali merilis single terbaru berjudul 'Otak Dimana?' bersama Juan Reza. Lagu ini terinspirasi dari fenomena viral di TikTok.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
Lirik lagu Run to Me dari Bee Gees sangat menyentuh. Lagu ini menyampaikan pesan tentang keseitaan hingga cinta tanpa syarat.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
ShowBiz
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
Mantan kepala Columbia Records dan Arista Records itu dikenal karena menemukan dan membentuk karier artis besar, termasuk Aretha Franklin, Bruce Springsteen, Billy Joel, Whitney Houston, Santana, Janis Joplin, Christina Aguilera, dan Alicia Keys.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
ShowBiz
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
Rocket Rockers memperkenalkan 'Yang', lagu terbaru bernuansa reflektif dan religius yang mengajak pendengar tetap tegar menghadapi masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
Penampilan lagu Kita Berdua Jadian oleh Jessi dan manajer JKT48, Aiz, menjadi salah satu momen paling berkesan di Request Hour JKT48 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Bagikan