Jepang Manfaatkan AI untuk Deteksi Kebakaran dan Kerusakan Akibat Gempa Bumi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Agustus 2024
Jepang Manfaatkan AI untuk Deteksi Kebakaran dan Kerusakan Akibat Gempa Bumi

Ilustrasi alat pendeteksi gempa bumi. (Foto: Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Tokyo Jepang memanfaatkan sistem artificial intelligence (AI) menggunakan kamera di ketinggian, untuk mendeteksi kebakaran dan bangunan yang runtuh secara real-time guna mempercepat respons awal terhadap bencana selama gempa bumi besar.

"Kami berusaha menggunakan teknologi canggih untuk dengan cepat menilai seluruh cakupan kerusakan," kata seorang pejabat pemerintah metropolitan Tokyo sebagaimana dikutip oleh Kyodo, Selasa (13/8).

Badan cuaca Jepang minggu lalu mengeluarkan peringatan pertama tentang peningkatan risiko gempa besar di sepanjang Palung Nankai yang membentang antara Jepang tengah dan barat daya.

Baca juga:

Emisi Gas Rumah Kaca Google Meningkat 50 Persen Akibat Pengembangan AI

Sistem berbasis AI menganalisis rekaman dari kamera resolusi tinggi, dengan dua kamera dipasang di gedung pemerintah metropolitan Tokyo, satu kamera di sebuah jembatan dekat Teluk Tokyo, dan satu lagi di lokasi di bagian barat wilayah metropolitan tersebut menurut otoritas setempat dan pengembang sistem, Hitachi Ltd.

Sistem ini secara otomatis mengidentifikasi kebakaran dan runtuhan struktur bangunan, menyediakan informasi tersebut bagi pihak-pihak terkait seperti polisi, departemen pemadam kebakaran, dan Pasukan Bela Diri Jepang untuk memungkinkan upaya respons yang lebih cepat.

Baca juga:

OpenAI Kembangkan AI yang Bisa Lakukan Penalaran dan Penelitian

Menurut penilaian kerusakan yang dirilis oleh pemerintah metropolitan Tokyo pada 2022, gempa besar di Palung Nankai dapat menimbulkan tsunami setinggi dua hingga 2,6 meter di sepanjang wilayah Teluk Tokyo.

Ada juga peluang 70 persen bahwa gempa besar akan terjadi langsung di bawah Tokyo dalam 30 tahun ke depan. Gempa bumi kuat yang berpusat di bawah bagian selatan Tokyo dapat menyebabkan sekitar 6.100 kematian dan merusak sekitar 194.000 bangunan.

Baca juga:

Penerapan Teknologi Artificial Intelligence (AI) Urai Kemacetan Jakarta

Sistem berbasis AI mulai dioperasikan secara penuh pada Maret. Pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025, dua kamera tambahan akan diaktifkan di Tokyo Skytree, memperluas cakupan hingga mencakup hampir seluruh 23 distrik Tokyo dan sebagian area barat.

Dalam sistem tersebut, AI meninjau rekaman kamera untuk mengidentifikasi asap atau kerusakan struktur serta menampilkan informasi tersebut di layar dengan laporan dan peta.

Sistem ini juga dapat mendeteksi area yang padat dengan rumah-rumah kayu, sehingga otoritas dapat memprioritaskan area yang berisiko tinggi mengalami kerusakan parah. (*)

#Teknologi #Jepang #Artificial Intelligence
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - 50 menit lalu
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Tekno
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
OPPO Find X9 Ultra segera meluncur Maret 2026. HP ini membawa teleconverter dan kamera zoom 300mm terbaru.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
Tekno
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ segera meluncur. Kedua HP ini memiliki spesifikasi kelas atas dan tangguh. Berikut adalah bocoran spesifikasinya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Indonesia
Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Diharapkan dengan regulatory framework ini kita akan bisa menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi inovasi AI di sektor telekomunikasi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
 Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Tekno
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition sudah muncul di NBTC Thailand. HP ini kemungkinan akan segera meluncur global.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
Tekno
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
OPPO A6 5G resmi meluncur di India. HP terjangkau ini dibanderol seharga Rp 3 jutaan dan membawa chipset Dimensity 6300.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Tekno
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
Samsung Galaxy A57 sudah lolos sertifikasi TENAA. Lalu, spesifikasi lengkapnya juga terungkap dalam daftar tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
Tekno
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold diprediksi meluncur September 2026. Namun, iPhone Fold kabarnya tak membawa Dynamic Island.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Tekno
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus kini bocor. HP tersebut akan menggunakan chipset terbaru dari Snapdragon.
Soffi Amira - Selasa, 20 Januari 2026
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Tekno
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Dari sisi desain, iPhone 18 Pro series membawa perubahan radikal. Apple berencana menyematkan sistem in-display Face ID,
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Bagikan