Jemimah Cita Ceritakan Masa Terpuruk dalam 'Debu'
Jemimah Cita lepas lagu terbaru. (Foto: Dok/Universal Music Indonesia)
SETAHUN setelah melepas lagu Kisah Tak Pasti, penyanyi Jemimah Cita kembali dengan karya terbarunya berupa sebuah single berjudul Debu di bawah naungan label rekaman Universal Music Indonesia.
Sebuah lagu dengan nuansa pop ballad yang menyentuh sebab ditulis berdasarkan pengalaman pribadinya. Jemimah Cinta juga seorang manusia yang pernah melalui masa-masa paling terburuk di hidupnya.
Debu menceritakan tentang seseorang yang sudah merasa lelah dengan hidupnya karena meskipun ia sudah berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik, usahanya tersebut selalu kurang dan dirinya selalu direndahkan serta dijelek-jelekkan oleh orang lain atau bahkan lebih parahnya dianggap tidak ada.
Baca juga:
Lihat postingan ini di Instagram
“Jadi, pada akhirnya, orang tersebut harus berdamai dengan situasi yang ada dan menerima fakta bahwa ia hanya akan dianggap ada serta berarti ketika dirinya sudah menjadi orang yang berhasil. Seperti itu kurang lebih,” ucap Jemimah dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Sabtu (30/9).
Proses penulisan dan produksi lagu Debu Dalam proses penulisan lagunya, Jemimah Cita dibantu oleh beberapa songwriter. Namun, menariknya lagu tersebut awalnya dibuat oleh Jemimah Cita hanya dalam waktu 15 menit saja, di kamar mandi apartemennya dengan dibalut perasaan sedih yang berkecamuk.
Sementara, untuk proses poduksinya sendiri memakan waktu lima hingga enam bulan sejak penulisan awal di sebuah kamar mandi tersebut terjadi.
“Lagu ini aku tulis di kamar mandi apartemenku yang lama. Aku inget banget nulisnya hanya butuh waktu 15 menit dan aku nulisnya sambil nangis karena saat itu aku merasa kalau dunia ini jahat banget sama aku. Perasaan itu akhirnya aku rangkai dan tuangkan dalam lagu Debu ini,” lanjut Jemimah.
Baca juga:
Shakila Anjani Kembali dengan Lagu Terbaru 'Listen'
Sementara, untuk departemen suara dan aransemen, lagu ini memang sangat terasa ambience kesedihan yang diangkat lewat liriknya, nada-nada minor yang dipilih membuatnya nuansanya semakin menjadi pilu. Sebuah lagu kesedihan yang sangat menusuk hati jika kalian meresapinya.
Jemimah sendiri mengakui lagu ini banyak menggunakan nada-nada yang pada dasarnya cukup tricky, teurutama di bagian improvisasi dan backing vocal-nya. Namun, di situ tantangannya, dan Jemimah mampu menerjemahkannya menjadi sebuah karya yang sangat mengagumkan.
“Nada-nadanya yang kebanyakan minor juga cukup tricky untuk dinyanyikan karena benar-benar harus cari nada yang pas supaya tidak terdengar fals,” pungkas Jemimah. (far)
Baca juga:
Andina Julie Kembali dengan Single Kedua 'Aku Ingin Jatuh Cinta'
Bagikan
Berita Terkait
Rumah Tua Rilis Album Debut “Merayakan Hari Akhir”, Merangkai Kisah Kelahiran hingga Perlawanan
Oel Pluto Perkenalkan “Disco Asoy” Lewat Single Terbaru “Jeany”
BoA Cabut dari SM Entertainment, Akhir Karier atau Permulaan Era Baru?
BTS Umumkan Album Terbaru ‘ARIRANG’, akan Dirilis dalam 16 Versi
ARMY Bersiap! Jadwal BTS World Tour Jakarta 2026 dan Bocoran Harga Tiket
Lirik Lagu 'Big Girls Don’t Cry' dari ENHYPEN, Bawa Pesan Emosional soal Perempuan
Jeff Satur Rilis 'Passion Fruit', Lagu tentang Cinta Manis yang Tak Lagi Sama
ENHYPEN Wujudkan Konsep Vampir, Kumpulkan Darah Bersama Palang Merah Korea
Lirik Lagu 'Semua Aku Dirayakan' dari Nadin Amizah, Ada Makna Mendalam di Baliknya
Single 'Gut Punch' Isyaratkan Album Baru Nick Jonas di 2026