Jelang Mudik Lebaran, PT KAI Lakukan Inspeksi Menyeluruh

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 23 April 2019
Jelang Mudik Lebaran, PT KAI Lakukan Inspeksi Menyeluruh

Kereta Api milik PT KAI (Foto: Instagram/keretaapikita)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Demi mempersiapkan pelayanan baik jelang mudik lebaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan inspeksi, mulai dari mengecek kesiapan pelayanan hingga lintasan kereta api.

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro mengatakan, operasi lebaran akan dilakukan pada 26 Mei 2019 sampai 16 Juni 2019.

Untuk inspeksi ini, KAI akan menggunakan KA Inspeksi Generasi 3 yang akan melalui jalur lintas utara Jawa menuju Stasiun Cirebon hingga Stasiun Banyuwangi.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro cek kesiapan Stasiun Kejaksan untuk angkutan Lebara, Rabu (1/6). (Fot: MerahPutih/Irm)
Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro cek kesiapan Stasiun Kejaksan untuk angkutan Lebara, Rabu (1/6). (Fot: MerahPutih/Irm)

Sedangkan KA Inspeksi Generasi 2 melalui jalur lintas selatan Jawa menuju Stasiun Bandung hingga Stasiun Surabaya Gubeng.

"Tujuannya memastikan semua jalur yang nantinya akan digunakan untuk mengantar saudara-saudara kita yang akan pulang mudik dan kembali lagi, ini semuanya aman," ucap Edi dalam keterangan persnya, Selasa (23/4).

Untuk menyokong kelancaran dan keamanan perjalanan, phak KAI telah bekerjsama dengan TNI-Polri. Diperkirakan sekitar 1.500 personel akan bergabung dan diterjunkan.

"Kalau keamanan, kami biasa tiap tahun koordinasi dengan TNI-Polri, ini 1.500 lebih personel nanti akan menjaga. Ini saya pikir akan membantu kereta api dan sudah rutin kami lakukan bekerja sama," imbuh Edi.

KAI juga telah menetapkan daerah rawan lalu lintas, sekiranya ada 300 titik rawan. Pada titik tersebut telah dikerahkan petugas untuk menjaga daerah tersebut.

"Titik itu jumlahnya kurang lebih 300 titik. Tetapi yang pasti kami sudah mengerahkan petugas untuk menjaga daerah rawan supaya perjalanan kereta ini bisa diyakinkan untuk sampai ke tujuan," jelasnya.

Selain itu, titik rawan banjir dan longsor hingga kini masih menjadi perhatian KAI. Hal tersebut dikarenakan kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

"Tadi sudah diingatkan juga sama Pak Ditjen (Perkeretaapian) bahwa cuaca ini masih tidak menentu sehingga kami harus cek betul titik-titik rawan, baik rawan banjir, rawan longsor, mau pun rawan ambles karena cuaca," sebut Edi. (Knu)

Baca Juga: Buruan Daftar! PT KAI Sediakan 2.500 Kursi Mudik Gratis, Ini Cara dan Syaratnya

#PT KAI #Jalur Mudik #Mudik Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Bagikan