Merahputih.com - Crystal Palace vs Lech Poznan pada matchday 1 Liga Europa 2026-27 akan tersaji di Selhurst Park, Jumat (18/9) pukul 02.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi salah satu momen penting bagi kedua tim yang memiliki pengalaman berbeda di kompetisi Eropa.
Baca juga:
Alexis Saelemaekers Buka Suara Soal Kekalahan Memalukan AC Milan di Liga Europa dari Benfica
Crystal Palace memasuki Liga Europa dengan status juara Conference League musim lalu, yang menjadi trofi Eropa pertama dalam sejarah klub.
Jelang duel kedua tim, berikut empat fakta menarik yang layak disimak.
1. Rapor Buruk Juara Conference League
Dalam empat musim terakhir, juara UEFA Conference League hanya sekali memenangkan pertandingan Eropa pertamanya pada musim berikutnya.
Satu-satunya kemenangan tersebut diraih West Ham United saat mengalahkan Backa Topola di Liga Europa 2023/24. Tiga juara lainnya harus menelan kekalahan.
2. Lech Poznan Jeblok Lawan Tim Inggris
Baca juga:
Prediksi Juventus vs NEC Nijmegen: Bianconeri Incar Kebangkitan di Liga Europa 2026/27
Lech Poznan kalah dalam tiga dari empat pertemuan melawan klub Inggris di kompetisi Eropa.
Namun, mereka berhasil memenangkan pertemuan terakhir. Lech mengalahkan Manchester City 3-1 di kandang pada fase grup Liga Europa 2010/11.
3. Crystal Palace Belum Terkalahkan di Kandang
Crystal Palace mencatat sejarah dengan menjadi klub pertama sejak KV Mechelen pada 1987/88 yang memenangkan trofi Eropa pada musim debutnya.
Setelah mengawali perjalanan Eropa dengan kekalahan dari AEK Larnaca, The Eagles kemudian tidak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang Eropa, dengan empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Baca juga:
Palace Ukir Sejarah Angkat Trofi Eropa Pertama, Tekuk Rayo Vallecano 1-0 di Final Liga Conference
4. Lech Poznan Kembali Tampil di Eropa
Lech Poznan berhasil lolos ke kompetisi Eropa dalam dua musim berturut-turut untuk pertama kalinya sejak periode 1982/83 hingga 1985/86.
Namun, catatan mereka di Liga Europa terakhir kurang positif. Pada musim 2020/21, klub Polandia tersebut kalah dalam lima dari enam pertandingan fase grup.