MerahPutih.com - Laga Manchester City melawan Liverpool dinihari besok digadang-gadang bisa menjadi penentu peraih takhta juara Premier League musim.
Saat ini Liverpool berada di puncak dengan keunggulan tujuh poin. Kemenangan di kanding City akan membuat mereka unggul 10 poin, jumlah yang sangat sulit didekati. Sebaliknya, jika City mengalahkan Liverpool akan menipiskan selisih sekaligus terus menempel ketat di peringkat dua.
Duel ini juga mempertemukan pula dua arsitek yang mengusung aliran serupa, Pep Guardiola di Manchester Biru dan Jurgen Klopp di kubu Liverpool. Namun, yang menarik Klopp merupakan pelatih yang paling banyak memberi kekalahan kepada Guardiola, tujuh kali dalam 15 pertemuan.
Manajer Liverpool itu sepertinya memiliki formula khusus untuk mengatasi taktik Pep. Berikut perbandingan antara Pep Guardiola dan Jurgen Klopp.
Gaya
Untuk urusan permainan, Guardiola memiliki gaya yang sudah tidak asing lagi. Penguasaan bola dan umpan-umpan yang cair sudah menjadi ciri khasnya entah itu saat bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City.
Guardiola menyukai permainan di mana timnya bergerak cepat, mendominasi penguasaan bola, dan tak kenal lelah saat menyerang.
Saat tanpa bola, Guardiola menuntut para pemainnya bekerja keras mengejar lawan demi secepatnya mendapatkan kembali bola.
Secara garis besar, Klopp memiliki prinsip serupa. Lewat permainan menekan garis tinggi yang dikenal dengan sebutan Gegenpress, Klopp menuntut pemainnya cepat dan tepat melakukan tekanan kepada lawan. Percaya atau tidak, Gegenpress inilah yang selama ini acap menyulitkan Guardiola.
Duel Sebelumnya
Klopp merupakan pelatih yang paling sering mengalahkan Guardiola. Dari 15 kali berduel, Klopp sudah tujuh kali menang, sedangkan Guardiola lima.
Pada pertemuan pertama Premier League musim ini, Guardiola sebenarnya sangat berpeluang memetik kemenangan saat City tandang ke Anfield. Namun, kegagalan Riyad Mahrez yang menjadi eksekutor penalti membuat City harus puas pulang dengan skor 0-0.
Trofi
Untuk trofi, Klopp memang jauh tertinggal daripada Guardiola yang membawa Barcelona, Bayern, dan City kampiun di liga masing-masing. Belum lagi dua trofi Liga Champions yang dikoleksinya. Sedangkan lemari Klopp baru berisi dua trofi Bundesliga. (*/BolaSkor.com)

