Merahputih.com - Tottenham Hotspur tampaknya harus berpikir dua kali dan merogoh kocek cukup dalam jika berniat ingin mendapatakan tanda tangan Cody Gakpo musim panas ini.
Liverpool selaku pemilik sah Cody Gakpo menegaskan tidak dalam posisi terdesak untuk menjual sang penyerang, sekaligus mematok harga tinggi berdasarkan pada pergerakan bursa transfer terkini.
Di sisi lain, Spurs memang sedang gencar berburu amunisi baru di lini depan untuk memoles ketajaman tim menyambut musim anyar.
Target Utama Roberto De Zerbi
Fleksibilitas Gakpo yang fasih berperan sebagai winger kiri maupun penyerang tengah membuat nama bintang asal Belanda ini melesat jadi target prioritas manajer Tottenham, Roberto De Zerbi.
Namun, langkah Tottenham dipastikan tak akan mudah:
-
Posisi Tawar Kuat: Liverpool enggan menurunkan standar harga untuk pemain pilar mereka.
-
Tuntutan Finansial: Setiap tawaran yang masuk wajib mencerminkan valuasi pasar penyerang kelas atas di Eropa.
Patokan Harga: Efek Kepindahan Anthony Gordon

Langkah tegas The Reds bukan tanpa alasan. Transfer Anthony Gordon dari Newcastle ke Barcelona yang menembus angka €80 juta atau Rp 1,6 Triliun dijadikan acuan utama oleh manajemen Anfield.
Mengutip laporan Anfield Watch, Liverpool merasa angka di kisaran tersebut sangat wajar untuk pemain sekelas Gakpo yang kaya pengalaman di level domestik maupun internasional.
Statistik Impresif Cody Gakpo di Liverpool
Sejak diboyong dari PSV Eindhoven, pemain berusia 27 tahun ini menjelma menjadi sosok vital di lini serang The Reds.
-
Pertandingan: 180 laga di semua kompetisi.
-
Kontribusi Gol: 50 gol dan 20 assist.
-
Gaya Bermain: Unggul dalam menghubungkan alur serangan (link-up play) serta konsisten menerapkan pressing tinggi dari lini depan.
Meski begitu, hadirnya Andoni Iraola sebagai juru taktik anyar di Anfield berpotensi membawa dinamika baru terhadap peran Gakpo di dalam tim.
Tantangan Berat Buat Tottenham
Spurs mengagumi kualitas serta keluwesan posisi bermain Gakpo. Namun untuk benar-benar menguji keteguhan Liverpool, Spurs harus menyiapkan proposal penawaran bernilai jumbo.
Tanpa paket finansial yang menggiurkan, kepindahan penyerang Timnas Belanda tersebut dipastikan bakal jalan di tempat.

