Janji Menteri Jonan Premium Tidak Langka Lagi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
MerahPutih.com - Kelangkaan pasokan premium di Jawa, Bali, dan Madura membuat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bereaksi. Ia berjanji tidak akan ada kelangkaan premium mulai 2-4 minggu ke depan.
"Kalau berdasarkan Perpres Nomor 191/2014 memang kewajiban penyaluran Gasoline RON 88 atau Premium setahun 7,5 juta kiloliter adalah di luar Jawa, Madura, dan Bali," kata Jonan di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/4)
Jonan juga meminta kepada Pertamina untuk tetap memberikan pelayanan berupa pasokan premium ke wilayah Jawa, Bali, dan Madura sehingga tidak sampai menimbulkan gejolak di masyarakat karena terjadi kelangkaan.
Pernyataan Jonan disampaikan saat meninjau Area Pengatur Beban (APB) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng.
Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dikeluhkan masyarakat di sejumlah daerah, termasuk Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, termasuk pembatasan jam pembelian di sejumlah stasiun bahan bakar umum (SPBU).
Menanggapi kelangkaan Premium di sejumlah daerah itu, sebagaimana dilansir Antara, mantan Menteri Perhubungan itu mengatakan sudah menyampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo yang memberikan arahan agar pasokan Premium ke Jawa, Madura, dan Bali juga diwajibkan.
"Sekarang, arahan dari Bapak Presiden, oke, ubah, menyesuaikan Perpresnya. Premium nanti juga diwajibkan di area Jawa, Madura, dan Bali supaya pasokannya tidak berkurang," katanya.
Jonan menilai kelangkaan BBM jenis Premium yang dikeluhkan masyarakat sebenarnya terjadi karena harga BBM umum, seperti Pertalite berbeda sangat besar ketimbang harga Premium.
"Kalau bedanya sedikit mungkin enggak masalah, beda harga per liternya. Nanti, segera setelah ini akan wajib lagi, Premium dapat disalurkan ke Jawa, Madura, dan Bali juga," pungkasnya.
Mengenai kelancaran kembali pasokan Premium ke SPBU-SPBU, Jonan memperkirakan untuk implementasinya kemungkinan memerlukan waktu 2-4 minggu lagi untuk menyediakan lagi Premium.
Dalih Pertamina
Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Tbk Iskandar berdalih kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dikarenakan terjadi pergeseran penjualan.
Iskandar menuturkan bahwa hal tersebut karena adanya perbedaan harga antara premium dengan pertalite. Di mana harga pertamax naik sedangkan premium tetap.
"Itu kembali ke aspek market, waktu harga rendah orang geser ke sana semua sehingga laku ke pertalite semua. Tiba-tiba premium ditahan (harganya) pertalite naik," kata Iskandar beberapa waktu lalu.
Kelangkaan tersebut membuat masyarakat memilih beralih ke pertalite dengan harga yang lebih tinggi. Hal tersebut membuat Pertamina menyesuaikan kuota premium yang telah disesuaikan sebelumnya.
"Orang akhirnya kembali ke premium tapi pasokanya sudah rutin. Akhirnya seolah-olah dijatah itu yang jadi masalah," sambungnya.
Pada Januari hingga Maret 2017 penyaluran di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) mencapai 1,54 juta KL dan non-Jamali sebesar 2 juta KL.
Pada periode sama 2018 pendistribusian hanya mencapai 774.435 KL untuk Jamali dan 1,3 untuk non Jamali. Penurunan tersebut pada Jamali sebesar 50% dan non Jamali 35%. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu
Presiden Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Sentil Dirut Pertamina jangan Korupsi
Prabowo Siap Resmikan Kilang Raksasa Pertamina di Balikpapan, Klaim Produksi BBM Dalam Negeri Lebih Efisien
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Venezuela Diserang AS, Pertamina Langsung Koordinasi dengan KBRI untuk Pastikan Keselamatan Aset Migas yang Terancam
DPR Minta Aksi Nyata Pemerintah Atasi Antrean Kendaraan di SPBU Sumbar, Jangan Lempar Tanggung Jawab
Buruan Cek, BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP Turun Harga per Januari 2026
Update Harga BBM 1 Januari 2026: Pertamina, Shell, BP, Vivo Kompak Turun
[HOAKS atau FAKTA]: Momen Pergantian Tahun Baru, PT Pertamina Bagi-Bagi Duit Rp 1,5 Juta untuk Masyarakat