Film

James Cameron Ungkapkan Sulitnya Menulis Naskah 'Avatar 2'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 23 September 2022
James Cameron Ungkapkan Sulitnya Menulis Naskah 'Avatar 2'

Ekspektasi penggemar Avatar jadi tantangan bagi James Cameron. (Foto: Instagram/Jamescameronofficial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KISAH tentang Jake Sully dan Neytiri bersama para Na’vi belakangan kembali banyak dibahas. Tentu tak mengherankan. Sebab Avatar 2 akan segera dirilis Desember 2022 mendatang, setelah penantian panjang selama 12 tahun dari film pertamanya. Film pertama Avatar yang dirilis pada 2009 silam juga akan segera ditayangkan ulang di bioskop pada akhir pekan ketiga September 2022.

Berkaitan dengan sekuel Avatar, sang penulis naskah James Cameron bercerita tentang kesulitan dan usahanya dalam menyiapkan kisah lanjutan bagi kehidupan para penduduk di Pandora, sebuah bulan di sistem tata surya Alpha Centaury yang menjadi tempat pelarian manusia.

Baca juga:

James Cameron Ungkap Alasan Rilis Ulang 'Avatar' di Bioskop

Mengutip laman Screenrant, James Cameron menyadari betapa tingginya antusiasme masyarakat dalam menanti Avatar 2. Apalagi setelah film sekuel yang dipenuhi unsur air itu mengunggah trailer mereka. Tingginya antusiasme ini juga menjadi beban tersendiri bagi James Cameron. Terlebih ia merupakan penulis dari karya-karya terkenal, seperti Titanic, The Terminator, Aliens, dan Avatar.

Pada beberapa kesempatan, Cameron merasa kesulitan untuk menghubungkan kisah dan chemistry dari film pertamanya. Mengingat kisah tersebut telah ditulis belasan tahun lalu dan baru dilanjutkan sekarang.

Sebelumnya, Cameron juga telah menulis dan merampungkan naskah bagi sekuel Avatar. Namun, naskah itu akhirnya berakhir di ‘tong sampah’ karena dianggap tidak memenuhi standarnya. Sebab, bagi Cameron naskah Avatar itu harus berhasil menceritakan tiga kriteria idealnya.

Pertama adalah permukaan, misalnya karakter, masalah, dan penyelesaiannya. Kedua ada tematik. Ini tentang apa yang ingin disampaikan oleh kisah dalam film. Terakhir, adalah kriteria atau tahap alam bawah sadar.

“Nah, aku sadar kalau Avatar tidak berhasil memenuhi kriteria ketiga. Dan di sana lah akhirnya aku menulis ulang. Itu membutuhkan waktu setahun,” ungkap James Cameron seperti dilansir Screenrant, Jumat (23/9).

Baca juga:

Goda Penggemar, Disney Tayangkan Sejumlah Teaser Video ‘Avatar 2’

James Cameron Ungkapkan Sulitnya Menulis Naskah 'Avatar 2'
James Cameron sempat mengulang naskah Avatar: The Way of Water. (Foto: Instagram/Jamescameronofficial)

Kriteria alam bawah sadar yang dimaksudkan oleh Cameron adalah ia berusaha mendekati sisi emosional dan jiwa penonton melalui Avatar. Tepatnya melalui keseluruhan kisah, kombinasi visual, suasana, dan aspek lain dalam film tersebut.

Meski mengalami kendala selama penulisan, Cameron tetap percaya diri pada karyanya. Dalam wawancaranya bersama The Times UK, ia menunjukkan keseriusan dan komitmennya untuk menghadirkan seluruh sekuel Avatar yang sesempurna mungkin. Maka dari itu, membuang naskah yang telah disusun selama setahun dan menulis ulang dari awal tidak membuatnya menyesal.

Avatar tidak hanya akan berhenti sampai di film kedua. Rencananya, Avatar akan berlanjut ke film ketiga 2024. Jika antusiasme masyarakat tinggi dan kisahnya belum selesai, Avatar 4 kemungkinan juga akan rilis pada 2026. (mcl)

Baca juga:

Efek CGI Avatar 2 Dikritik

#Film #Avatar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
Agnez Mo mengonfirmasi keterlibatannya dalam film C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage. Simak sinopsis dan kabar debut film panjang berbahasa Inggrisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Tekno
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
Filn Street Fighter menguasai box office di Amerika Utara. Namun, pendapatan globalnya masih jauh dari target.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Bagikan