Kesehatan

Tips Jaga Stamina untuk Perjalanan Mudik

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 25 April 2022
Tips Jaga Stamina untuk Perjalanan Mudik

Kenali tips menjaga stamina untuk persiapan perjalanan mudik(Foto: pixabay/publicdomainpictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUN ini, agenda mudik kembali bisa ditunaikan. Setelah dua tahun pandemi COVID-19 membuat segala hal serbaterbatas dan dilarang, tahun ini pemerintah mengizinkan masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran. Masyarakat yang akan mudik tahun ini mulai bersiap.

Baca Juga:

Mudik Dengan Mobil SUV? Perhatikan Hal Penting Ini

Mereka yang akan menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman butuh energi yang lebih banyak. Untuk itu, agar tubuh tetap sehat serta bertenaga selama perjalanan, dr Diana F Suganda memberikan sejumlah tips menjaga kebugaran tubuh saat mudik Lebaran.

Diana, seperti dilansir ANTARA, mengatakan pemudik harus memastikan kecukupan istirahat. Sehari sebelum perjalanan menuju kampung halaman, pastikan kamu dan keluarga cukup beristirahat. Dengan begitu, jika mengendarai kendaraan pribadi, kamu beserta keluarga bisa dalam kondisi fit dan segar.

Pastikan kamu cukup istirahat agar bisa melakukan perjalanan mudik dengan kondisi tubuh yang bugar. (Foto: pixabay/engin_akyurt)

Sementara itu, apabila kamu dan keluarga memilih memakai transportasi umum seperti bus, pesawat atau kereta api, cobalah untuk menghindari transportasi yang terlalu ramai atau sesak agar perjalananmu lebih nyaman. Hal tersebut pun bisa mengurangi risiko tertular penyakit saat di perjalanan.

Tips kedua yaitu siapkan perbekalan bergizi saat perjalanan. Bila memilih mudik di suasana Ramadan, pastikan kamu makan sahur dengan gizi seimbang. Diana menyarankan memilih karbohidrat kompleks, seperti nasi, kentang, atau roti gandum untuk sumber energi.

Selain karbohidrat kompleks, kamu juga bisa melengkapi menu sahur dengan protein hewani dan nabati, seperti daging, ayam, ikan, telur, tahu, dan tempe.

Lengkapilah menu sahur kamu dengan sayuran serta buah-buahan yang mengandung vitamin C, zinc, dan kalsium. Hindari makanan yang terlalu berlemak seperti santan, gorengan, dan makanan pedas saat sahur. Karena, makanan tersebut bisa bikin kamu kembung, begah, hingga nyeri ulu hati ketika berpuasa. Hal itu tentunya bisa membuat perjalanan mudik kamu terganggu.

Baca Juga:

Idul Fitri 2019 Jaga Kesehatan Mudik Lebaran Kamu dengan Asupan Vitamin Ini

Lengkapi sahur dengan buah-buahan, susu, dan sayuran (Foto: pixabay/jan_photo)

Pastikan juga untuk mengonsumsi air putih ketika sahur. Kamu bisa membawa bekal seperti buah-buahan atau susu. Susu mengandung makronutrien an mikronutrien yang diperlukan tubuh.

Susu segar mengadung protein, fosfor, kalsium hingga vitamin D yang baik bagi kesehatan tulang dan otot. Di samping itu, susu pun mengandung berbagai vitamin dan mineral, seperti vitamin A, vitamin E, seng serta selenium yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi susu sangat coock menjadi bekal dalam perjalanan mudik.


Tips ketiga, beristirahatlah ketika lelah. Jangan memaksakan diri untuk tetap berkendara, karena berisiko bagi keselamatanmu dan keluarga. Terlebih bila jarak tempuhnya cukup jauh. Oleh karena itu, untuk kamu yang mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya beristirahat ketika merasa sudah lelah atau mengantuk.

Luangkanlah waktu setidaknya 15 menit untuk beristirahat serta melakukan gerakan-gerakan stretching, agar tubuh tidak terasa kaku. Peregangan berguna melancarkan peredaran darah serta mengusir rasa penat dan pegal tubuh. Dengan begitu, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih segar setelah peregangan.

Tips keempat, jangan lupa membawa obat-obatan pribadi. Pastikan kamu membawa obat-obatan pribadi seperti obat antimabuk perjalanan, obat sakit kepala, obat flu, obat masuk angin, dan obat diare selama perjalanan. Selain itu, kamu juga bisa membawa suplemen hingga obat-obatan khusus lainnya apabila mengidap penyakit tertentu.

Mempersiapkan obat-obatan sangat berguna untuk terjadi hal-hal yang bersifat darurat saat di perjalanan. Dengan begitu, perjalanan mudik kamu akan terasa nyaman dan aman karena kamu berada dalam kondisi yang prima.

Ingatlah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan mudik, seperti mencuci tangan, menjaga jarak aman, memakai masker, dan menghindari keramaian. (Ryn)

Baca Juga:

Cara Jitu Ini Ampuh Tepis Rasa Kantuk Saat Mudik Dengan Kendaraan Pribadi

#Kesehatan #Ramadan #Mudik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan