Jadwal Padat, Kualitas Rumput Stadion Manahan Tetap Terjaga

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 13 Desember 2016
Jadwal Padat, Kualitas Rumput Stadion Manahan Tetap Terjaga

Deskripsi : Stadion Manahan Solo (Foto: MerahPutih/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sepak Bola - Stadion Manahan Solo di bulan Desember ini menjadi salah satu Stadion paling sibuk di Tanah Air. Bagaimana tidak, empat ajang bergengsi tanah air berlangsung di Stadion berkapasitas 23 ribu penonton. 

Diawali, pada 10 Desember lalu, digunakan sebagai final Piala Soeratin. 

Kemudian 11 Desember digunakan untuk final Liga Nusantara (Linus), kemudian, Selasa (13/12) malam nanti, digunakan sebagai final Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21, dan terakhir pada 17 Desember mendatang menjadi saksi partai final ISC B. 

Melihat padatnya jadwal, pengelola Stadion Manahan tetap menjaga kualitas rumput Stadion. Dimana, hampir setiap hari rumput tersebut selalu dirawat. 

Salah seorang pengelola Stadion, Didik ketika berbincang dengan Merahputih.com, Senin (12/12) petang menerangkan, melihat padatnya jadwal dan cuaca di Kota Solo yang diguyur hujan, pihaknya melakukan pemotongan rumput, tiga hingga empat hari sekali. 

“Kalau hari biasanya, paling lima sampai enam hari. Namun kalau saat seperti ini beda,”jelasnya. 

Tak hanya itu saja, guna meratakan setiap titik tanah, pihaknya tak jarang hampir setiap hari melakukan pemantauan dan juga penambahan bidang. 

“Semua tak ada masalah, lampu penerangan juga siap kok,” tegasnya. (Win)

BACA JUGA:

  1. Riedl Sebut Timnas Indonesia Buat Sejarah
  2. Pelatih Thailand Tidak Cemas Jika Dangda Tak Bisa Main
  3. Bek Timnas Indonesia Ini Janji Hadang Striker Thailand di Final AFF
  4. Tiket Final Piala AFF Dijual Offline, Catat Lokasi dan Waktunya
  5. Harga Tiket Piala AFF 2016 Rp100 Ribu Dijual Rp225 Ribu oleh Calo 
#Solo #Stadion Manahan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - 1 jam, 34 menit lalu
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Bagikan