Hari Ibu

Jadi Ibu, Banyak Manfaat Kesehatannya bagi Perempuan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 22 Desember 2018
Jadi Ibu, Banyak Manfaat Kesehatannya bagi Perempuan

Menjadi ibu membuat perempuan lebih sehat. (foto: pixabay/publicdomainpictures)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK perempuan yang memimpikan menjadi seorang ibu. Meskipun demikian, enggak mudah jadi seorang ibu. Melahirkan dan membesarkan anak membutuhkan energi dan banyak kesabaran.

Namun, di balik tantangan menjadi seorang ibu, ada banyak manfaat kesehatan yang tersimpan lo. Seperti dilansir Hellosehat, perempuan yang menjadi ibu bisa merasakan efek positif baik dalam hal kesehatan fisik maupun mental.

1. Menajamkan fungsi kognitif otak

girl
Interaksi dengan anak membuat ibu lebih bahagia. (foto: pixabay/5540867)


Saat hamil, seorang perempuan melewati perubahan hormon, emosi, dan mood. Perubahan itu bahkan bisa bertahan hingga setelah melahirkan.

Meskipun sering bikin perempuan jadi moody dan menyebalkan, perubahan itu ternyata membuat otak seorang ibu jadi makin berkembang.

Perubahan hormon, seperti meningkatnya estrogen, oksitosin, dan prolaktin setelah melahirkan dapat membantu seorang ibu membentuk kembali otaknya yang mengalami penurunan akibat stres dan mungkin juga depresi pascamelahirkan.

Peningkatan fungsi otak ini bisa dipengaruhi banyak hal yang kamu lakukan sepanjang masa kehamilan dan efeknya bisa bertahan dalam jangka waktu panjang. Hal-hal itu bisa berupa upaya kamu mengatur pola makan dan asupan nutrisi selama kehamilan, berolahraga saat hamil, hingga mempelajari hal-hal baru untuk mempersiapkan diri menjadi seorang ibu nantinya.

Selain itu, kebahagiaan menjadi seorang ibu serta motivasi tinggi untuk terus merawat dan menjaga buah hati tetap sehat juga tanpa disadari dapat mengembangkan aktivitas hipotalamus otak perempuan. Hipotalamus berfungsi mengatur berbagai fungsi dari tubuh, mulai dari tekanan darah, denyut jantung, suhu tubuh, sinyal lapar dan kenyang, hingga emosi.

Rasa cinta dan kasih sayang antara ibu dan anak juga membantu mengembangkan bagian otak yang disebut substantia nigra dan amigdala. Peningkatan fungsi bagian otak itu amat terkait dengan peningkatan rasa bahagia dan kesejahteraan emosional dari menjadi seorang ibu.

Interaksi dengan anak juga membantu sang ibu untuk mengembangkan bagian otak tengah yang terkait dengan motivasi dan perilaku untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan anak.

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan