Jabar Klaim PLTB Ciemas Bakal Jadi Terbesar di Asia

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 09 September 2021
Jabar Klaim PLTB Ciemas Bakal Jadi Terbesar di Asia

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau lokasi pembangunan PLTB di Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Rabu, (8/9). (Antara/Aditya Rohman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi terlaksana dalam waktu dekat. PLTB tersebut diperkirakan mampu memproduksi listrik 150 Megawatt.

"PLTB di Kecamatan Ciemas ini akan menjadi yang terbesar di Asia, saat ini eksplorasi sudah dilakukan sehingga pembangunan dipastikan terlaksana," kata Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum di Sukabumi, Rabu, (8/9).

Kecamatan Ciemas sejak lama sudah diprioritaskan menjadi lokasi pembangunan PLTB karena memiliki sumber daya angin yang baik untuk membangkitkan tenaga listrik. Berbagai penelitian dari para ahli pun sudah dilakukan, akhirnya setelah menunggu beberapa lama pembangunan ini bisa terealisasi.

Baca Juga:

Ketua KPK Sebut Jabar 'Juara' Korupsi, Sumbang Kasus Paling Banyak

Menurut Uu, manfaat dari pembangunan ini tidak hanya dirasakan untuk masyarakat di Kabupaten Sukabumi atau Jabar, tetapi nasional karena bisa membantu memasok listrik untuk cadangan negara.

Selain itu, manfaat lainnya yang bisa dirasakan masyarakat Kabupaten Sukabumi khususnya yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan adalah penyerapan tenaga kerja mulai dari pembangunan hingga pengoperasiannya nanti.

Bahkan, informasi yang diterimanya untuk pengoperasian PLTB ini membutuhkan sumber daya manusia (SDM) sekitar 300 orang, tentu ini harus dimanfaatkan oleh warga asalkan memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan yang mengelola pembangkit listrik ini.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau lokasi eksplorasi PLTB Ciemas di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/9/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau lokasi eksplorasi PLTB Ciemas di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/9/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)

Maka dari itu, agar masyarakat bisa memanfaatkan peluang itu Pemprov Jabar tentunya membuat terobosan yang diawali dengan pendidikan untuk warga yang berkaitan dengan pengoperasian PLTB, sebab perlu keahlian khusus dalam pengoperasiannya.

Namun demikian, dalam rekruitmen tenaga kerja perusahaan wajib memprioritaskan warga sekitar dahulu, jangan sampai masyarakat yang tinggal dekat dengan lokasi PLTB hanya menjadi penonton saja.

Kemudian, saat proses pembangunan dibutuhkan sekitar seribu tenaga kerja dan Pemprov Jabar sudah meminta dan membuat MoU dengan perusahaan pemegang proyek agar memprioritaskan warga Jabar.

"Adanya PLTB persediaan listrik akan terjaga karena ini merupakan energi terbarukan yang tidak akan habis dan setelah beroperasi tidak membutuhkan biaya operasional yang besar karena energi yang didapatkan bersumber dari angin serta terpenting adalah ramah lingkungan karena tidak ada polusi yang ditimbulkan," tambahnya, seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

Unpad Soroti Lambatnya Penyerapan Anggaran COVID-19 di Jabar

Uu mengatakan, Pemprov Jabar akan mendorong pemerintah pusat dan meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk segera mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang PLTB.

Apalagi, Presiden Jokowi pun beberapa waktu lalu usai meresmikan PLTB Sidrap, Sulawesi Selatan menyebutkan Kabupaten Sukabumi juga akan memiliki pembangkit listrik serupa.

Ia pun meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Jabar khususnya Kabupaten Sukabumi untuk mendukung proyek pembangunan PLTB ini demi kepentingan persediaan dan pasokan listrik Indonesia.

"PLTB Sidrap saat ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara, tetapi PLTB di Kecamatan Ciemas nantinya akan menjadi yang terbesar di Asia. Ini akan menjadi kebanggan warga Sukabumi dan Jabar, apalagi lokasinya tidak jauh dari objek wisata Geopark Ciletuh sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan," katanya. (*)

Baca Juga:

Vaksinasi di Jabar Masih Jauh dari Target

#Pembangkit Listrik #Jawa Barat
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia pada Senin, 9 Februari 2026, Tingkatkan Kesiapsiagaan
Hujan lebat hingga sangat lebat di antaranya berpeluang terjadi di Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat.
Frengky Aruan - Senin, 09 Februari 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan hingga Sangat Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia pada Senin, 9 Februari 2026, Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Sebanyak 13.400 warga terdampak seperti disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Karawang Maslani, Senin (19/1).
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Indonesia
Kisah Tatar Sunda dalam Pameran Foto ’Sakakala’, Imaji Budaya untuk Edukasi dan Promosi Pariwisata
Pameran ini menampilkan 101 foto karya teman-teman ANTARA, dan 27 foto arsip dari KITLV Universitas Leiden.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Kisah Tatar Sunda dalam Pameran Foto ’Sakakala’, Imaji Budaya untuk Edukasi dan Promosi Pariwisata
Indonesia
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Dedi Mulyadi mengunjungi Gedung KPK, Kamis (11/12). Kunjungan itu membahas penyelamatan aset negara di Jawa Barat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Indonesia
Jabar Bakal Dilanda Hujan Lebat Dalam Satu Pekan Mendatang, Warga Diminta Waspada
BMKG mengeluarkan beberapa rekomendasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) terkait potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Jabar Bakal Dilanda Hujan Lebat Dalam Satu Pekan Mendatang, Warga Diminta Waspada
Indonesia
Terjadi 108 Kali Gempa di Jawa Barat Sepanjang November, BMKG Keluarkan Rekomendasi untuk Masyarakat
Dalam 97 kejadian, pusat gempa bumi berkedalaman kurang dari 60 kilometer.
Frengky Aruan - Senin, 01 Desember 2025
Terjadi 108 Kali Gempa di Jawa Barat Sepanjang November, BMKG Keluarkan Rekomendasi untuk Masyarakat
Indonesia
Pemprov Jabar Ingin Gambir - Bandung Ditempuh 1,5 Jam Perjalanan Pakai Kereta Api
Dalam peta jalan kerja sama tersebut, Pemprov Jabar dan KAI juga akan menghidupkan jalur wisata "Jaka Lalana" yang melintasi rute Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 November 2025
Pemprov Jabar Ingin Gambir - Bandung Ditempuh 1,5 Jam Perjalanan Pakai Kereta Api
Indonesia
Selebgram Lisa Mariana dan Pria Bertato Tersangka Peredaran 3 Video Mesum
Hasil gelar perkara menunjukkan bahwa kedua tersangka secara sadar melakukan perekaman terhadap aktivitas asusila
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
Selebgram Lisa Mariana dan Pria Bertato Tersangka Peredaran 3 Video Mesum
Indonesia
Bencana Alam di Ciamis Terjadi di 12 Titik pada Minggu, Paling Banyak Tanah Longsor
Bencana hidrometeorologi terjadi di Ciamis menyusul cuaca ekstrem berupa hujan deras dalam beberapa hari belakangan.
Frengky Aruan - Senin, 10 November 2025
Bencana Alam di Ciamis Terjadi di 12 Titik pada Minggu, Paling Banyak Tanah Longsor
Indonesia
Di Jawa Barat, Terpidana di Bawah 5 Tahun Akan Dihukum Kerja Sosial Agar Produktif
Pemerintah Daerah akan menyediakan fasilitas dan ruang sosial bagi terpidana untuk melaksanakan kegiatan pembinaan di lingkungan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 November 2025
Di Jawa Barat, Terpidana di Bawah 5 Tahun Akan Dihukum Kerja Sosial Agar Produktif
Bagikan