Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Isyana Sarasvati Rilis Single 'Game of Love', Buka Babak Baru Lewat Nuansa J-Pop

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 10 Juli 2025
Isyana Sarasvati Rilis Single 'Game of Love', Buka Babak Baru Lewat Nuansa J-Pop

Isyana Sarasvati lepas single Game of Love. (Foto: Dok/Red Rose)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah merampungkan bagian pertama dari album kelima bertajuk “EKLEKTIKO”, yang sebelumnya menghadirkan kolaborasi dinamis bersama Hindia, VIDI, dan Afgan, kini Isyana Sarasvati memasuki fase kedua dari proyek kreatifnya tersebut.

Pada 9 Juli 2025, ia memperkenalkan single terbarunya yang berjudul “Game of Love”, yang menjadi gerbang pembuka dari babak lanjutan yang ia beri nama “MAMIU”.

Melalui warna musik J-Pop yang menonjol serta atmosfer yang terinspirasi dari musik latar gim elektronik asal Jepang, “Game of Love” menyuguhkan nuansa segar dan penuh semangat, tetapi tetap sarat akan kedalaman emosi.

Lagu ini menyampaikan kisah tentang perjuangan mempertahankan sebuah hubungan yang kompleks, hingga akhirnya menyadari bahwa melepaskan adalah langkah terbaik untuk keluar dari siklus hubungan yang tak lagi sehat.

Baca juga:

Isyana Sarasvati Kolaborasi dengan Afgan di Single Terbaru 'Something New', Hadirkan Lirik tentang Perpisahan dan Harapan

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Isyana Sarasvati (@isyanasarasvati)

“Lagu ini adalah pengingat untuk kita agar berani dan berlapang dada saat harus melepaskan sesuatu yang sudah tidak selaras dengan diri kita,” ujar Isyana.

Ditulis langsung oleh Isyana Sarasvati dan diproduseri oleh Kenan Loui, lagu ini lahir dari percakapan pribadi yang menyentuh antara Isyana dan seorang sahabatnya.

Terinspirasi dari kisah nyata tersebut, Isyana mengajukan permohonan untuk mengubah kisah itu menjadi lagu. Proses kreatifnya berlangsung secara alami, menjadikan lagu ini terasa tulus dan menyentuh.

Baca juga:

Eksplorasi Luka Hati Seorang Rich Brian Tertuang di Single 'Oh Well', Simak Lirik Lagunya

Sebagai bagian dari fase “MAMIU”, Game of Love juga mencerminkan sisi inner-child Isyana yang lekat dengan kecintaannya terhadap dunia animasi dan kartun.

Karakter “MAMIU” dihadirkan sebagai representasi visual dari tahap ini, menghidupkan semangat eksplorasi yang imajinatif, penuh warna, dan ceria dalam keseluruhan pengalaman mendengarkan lagu. (far)

#Musik #Album Baru #Isyana Sarasvati #Single Parent
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
Lagu ini bukan sekadar pelengkap upacara, melainkan juga pengingat akan jasa, pengorbanan, serta semangat para pahlawan.
Dwi Astarini - 5 menit lalu
Arti Lagu 'Mengheningkan Cipta', Simbol Penghormatan untuk para Pahlawan
ShowBiz
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
Recording Academy resmi menambahkan kategori Best Asian Pop Music Performance pada Grammy Awards 2027. Musik Asia memasuki babak baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Grammy Awards 2027 Resmi Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance
ShowBiz
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan karakter vokal khas Donna Summer sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon musik pada era 1970-an.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Makna Lagu 'Could It Be Magic' Donna Summer, Kisah Cinta Penuh Harapan
ShowBiz
BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal
Keputusan ini secara luas ditafsirkan sebagai bentuk protes terhadap kategori baru Best Asian Pop Music Performance yang diperkenalkan Recording Academy.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
BTS Resmi Nyatakan Boikot Grammy, tak Majukan Karya Mereka Malah Lebih Memilih Dukung Musik yang Universal
ShowBiz
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
Lagu ini mengisahkan sepasang insan yang saling mencintai, tetapi harus dihadapkan pada perbedaan keyakinan yang menjadi penghalang besar.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
eńau Gandeng Momo untuk Aransemen Baru 'Sudah Tahu Tuhan Kita Berbeda'
ShowBiz
'Ceritanya Jatuh Cinta' Aku Jeje, Lagu Viral tentang Indahnya Jatuh Hati
Secara keseluruhan, Ceritanya Jatuh Cinta mengisahkan seseorang yang sedang dimabuk asmara.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
'Ceritanya Jatuh Cinta' Aku Jeje, Lagu Viral tentang Indahnya Jatuh Hati
ShowBiz
OM New Eleng Hadirkan Album 'Berjoget Sampai Ponyo', Perpaduan Orkes Melayu Klasik dan Modern
Setelah tujuh tahun perjalanan musik, OM New Eleng akhirnya merilis album penuh perdana 'Berjoget Sampai Ponyo'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
OM New Eleng Hadirkan Album 'Berjoget Sampai Ponyo', Perpaduan Orkes Melayu Klasik dan Modern
ShowBiz
Moda Moody Siap Tur ke Indonesia, Rayakan Setahun Mini Album 'Rekam Jejak'
Band Malaysia Moda Moody akhirnya melanjutkan tur Indonesia setelah agenda sebelumnya tertunda. Perjalanan ini menjadi perayaan satu tahun mini album Rekam Jejak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Moda Moody Siap Tur ke Indonesia, Rayakan Setahun Mini Album 'Rekam Jejak'
ShowBiz
Jalesdeva Hadirkan Album Perdana 'Flabbergasted', Rekam Perjalanan Kreatif Sejak 2022
Jalesdeva resmi merilis album penuh perdana 'Flabbergasted'. Menghadirkan kisah tentang perubahan, ketidakpastian, harapan, dan perjalanan bertumbuh.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Jalesdeva Hadirkan Album Perdana 'Flabbergasted', Rekam Perjalanan Kreatif Sejak 2022
ShowBiz
Konser 25 Tahun RADJA Hadirkan Charly Vanhouten, Andika Mahesa, hingga Diskopantera
RADJA merayakan 25 tahun perjalanan musik lewat konser spesial di Bengkel Hall, Jakarta, pada 20 Agustus 2026. Simak jadwal, bintang tamu, konsep konser, serta harga tiketnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
Konser 25 Tahun RADJA Hadirkan Charly Vanhouten, Andika Mahesa, hingga Diskopantera
Bagikan