MerahPutih.com - Penyelamatan Gianluigi Donnarumma dari tendangan Edin Dzeko, secara aneh justru membantu Italia tersingkir dari Piala Dunia 2026 oleh Bosnia dan Herzegovina. Hal itu dikarenakan aturan FIFA yang diklaim cukup aneh.
Italia gagal mencapai Piala Dunia ketiga berturut-turut setelah Bosnia mengalahkan mereka 4-1 melalui adu penalti. Sebelumnya, pertandingan berakhir imbang 1-1.
Dzeko berperan penting dalam gol penyeimbang Bosnia di menit-menit akhir, ketika ia mendorong bola ke arah gawang menggunakan lengannya.
Upaya tersebut berhasil ditepis oleh kiper Manchester City itu, sebelum Haris Tabakovic dengan mudah mencetak gol.
Baca juga:
Media Italia Soroti Kegagalan Memalukan di Piala Dunia, Sebut Sudah Jadi Hal yang Biasa
Gol Penyeimbang Bosnia atas Italia Bisa Saja Dianulir Wasit
Anehnya, seandainya Donnarumma membiarkan Dzeko mencetak gol, maka gol tersebut akan dianulir.
Namun, karena Donnarumma sempat menyentuh bola dan gol tersebut dicetak oleh pemain lain, akhirnya gol tersebut dinyatakan sah.
Menurut Pasal 12.1 dalam peraturan permainan IFAB, sebuah gol hanya dapat dibatalkan jika dilakukan oleh pencetak gol.
Handball yang tidak disengaja yang menyebabkan rekan satu tim mencetak gol juga tidak lagi dianggap sebagai pelanggaran.
Lengan Dzeko tidak berada dalam posisi yang tidak wajar, kemudian dapat memengaruhi keputusan wasit untuk membiarkan gol tersebut sah.
Baca juga:
Presiden FIFA Sebut Iran akan Ada di Piala Dunia, Tetap Main di AS
Wartawan Italia, Tancredi Palmeri, memimpin protes dari Italia saat ia mengecam peraturan FIFA.
Dia menulis di X: “Sialan. Jika Donnarumma tidak menyelamatkan gol Bosnia, gol itu akan ilegal karena Dzeko menendangnya dengan tangan."
“Tapi gol tap-in itu terjadi setelah penyelamatan. Jelas ada yang salah dengan aturannya," tambahnya.
Italia mendapat tugas berat setelah Alessandro Bastoni diberi kartu merah pada menit ke-41.
Mereka unggul 1-0 melalui Moise Kean dan bertahan hingga menit ke-79, ketika Tabakovic mencetak gol penyeimbang.
Tim underdog itu menang melalui adu penalti setelah Italia gagal mencetak gol lewat Pio Esposito dan Bryan Cristante.
Baca juga:
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Gennaro Gattuso Merasa Sakit Italia Gagal Lolos ke Amerika
Gennaro Gattuso Minta Maaf usai Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso, menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar setelah pertandingan dan membela timnya meskipun gagal.
“Hari ini para pemain tidak pantas mendapat kekalahan seperti ini. Kami bermain dengan 10 pemain, kami memiliki tiga peluang bagus dan mereka hampir tidak merepotkan kami. Maaf, ini sepak bola dan saya bangga dengan anak-anak saya," ujar Gattuso.
Legenda Italia itu juga menolak untuk membahas masa depannya setelah pertandingan. Namun, kepala Federasi Sepak Bola Italia, Gabriele Gravina mengatakan, bahwa mereka ingin dia tetap berada di posisinya. (sof)