Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

IRI Rilis Survei Popularitas Capres, ini Hasilnya

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 01 Januari 2019
IRI Rilis Survei Popularitas Capres, ini Hasilnya

Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga survei Intermedia Research Indonesia (IRI) menyatakan popularitas Calon Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di penghujung tahun 2018 naik drastis dari data bulan sebelumnya.

Direktur IRI Mulyadi Nurdin mengatakan bahwa popularitas Jokowi naik signifikan mulai September 2018 dengan jumlah pemberitaan sebanyak 541.000 kali.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberi hormat ala militer kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta saat pelantikan Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan pada Senin (16/10). (Foto: Biro Pers Setpres)

"Kenaikan popularitas Jokowi naik paling drastis pada bulan Desember 2018 dengan jumlah berita di media massa sebanyak 2.420.000 berita dan jumlah "postingan" di berbagai media lainnya, termasuk media sosial sebanyak 11.800.000 kali," kata Mulyadi di Aceh, Selasa (1/1)

IRI melakukan survei dan analisis seputar popularitas Capres Joko Widodo dan Capres Prabowo Subianto dengan melakukan kajian semua pemberitaan kedua capres di media massa dan "postingan", "tweet", "share" kedua capres di media sosial sejak Januari sampai dengan Desember 2018.

Dalam survei ini, IRI melakukan dua pola, yakni pertama hanya memantau jumlah berita di media massa dan kedua memantau semua pembicaraan di sosial media, mencakup "share" berbagai media daring, website, dan media sosial, seperti, Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Google Plus, LinkedIn, dan lainnya.

Adapun jenis "postingan" yang dipantau berupa "share link", status, "tweet", "update", gambar, serta video.

Metodologi yang digunakan adalah "online realtime monitoring system" pada media massa dan media sosial yang memberitakan tentang topik tersebut.

Ia mengatakan bahwa pihaknya merilis secara keseluruhan, total perbincangan dan "postingan" seputar capres di semua kanal media, termasuk media massa sepanjang tahun 2018 sebagai berikut: Jokowi sebanyak 27.515.000 kali dan Prabowo 19.606.000 kali.

Adapun total pemberitaan oleh media massa tentang capres sepanjang tahun 2018 sebagai berikut: Jokowi 6.128.000 kali dan Prabowo 3.820.600 kali.

Kenaikan yang sama juga terjadi pada popularitas Capres Prabowo Subianto, yakni terjadi menjelang penarikan nomor urut capres pada bulan September 2018, yakni dengan jumlah berita tentang Prabowo sebanyak 315.000 kali dan "postingan" di berbagai media lainnya, termasuk media sosial, sebanyak 1.510.000 kali.

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subiyanto/Foto: Biro Pers Setpres

Menurut dia, peningkatan popularitasa Prabowo juga meningkat drastis pada bulan Desember 2018 dengan jumlah berita sebanyak 1.450.000 kali dan "postingan" di berbagai media, termasuk media sosial, sebanyak 8.860.000 kali.

"Peningkatan popularitas ini juga menunjukkan bahwa mesin pemenangan masing-masing calon presiden sudah mulai gencar melakukan publikasi dan sosialisasi calon masing-masing kepada masyarakat," katanya sebagaimana dilansir Antara. (*)

#Presiden Jokowi #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Indonesia
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Presiden Prabowo Subianto resmi menaikkan tunjangan kinerja bukan hanya untuk TNI dan Kemenhan, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Mensesneg Bilang Prabowo Juga Naikkan Tukin Guru-Nakes 3T Bukan Cuma TNI
Indonesia
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Stasiun Semarang Tawang segera direvitalisasi. Presiden RI, Prabowo Subianto, segera meresmikannya.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Bakal Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Fasad Bersejarah Dikembalikan
Indonesia
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Presiden RI, Prabowo Subianto, menaikkan tunjangan kinerja TNI dan ASN Kemhan. Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 42 Tahun 2026.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Terbitkan Perpres Baru, Tunjangan Kinerja TNI dan ASN Kemhan Naik
Indonesia
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta lulusan IPDN untuk dekat dengan rakyat dan menolak korupsi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Tekankan Lulusan IPDN Harus Dekat dengan Rakyat dan Tolak Korupsi
Indonesia
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2 di Pulau Jawa
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 40 Tahun 2026 tentang pembentukan tujuh kejaksaan negeri baru, termasuk Pangandaran dan Serang di Pulau Jawa.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Sah Diteken Prabowo! Kejagung Punya 7 Kejaksaan Negeri Baru, 2  di Pulau Jawa
Bagikan