Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Intip Kesiapan RSUD Cengkareng Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 03 Desember 2021
Intip Kesiapan RSUD Cengkareng Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19

Petugas medis melakukan tes usap PCR terhadap pasien COVID-19 di selasar Ruang IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6). (ANTARA FOTO/Fauzan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Virus COVID-19 varian Omicron sudah sampai di Singapura. Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah terus berupaya melakukan upaya antisipasi jika varian Omicron masuk ke Indonesia. Terlebih, Indonesia tengah menekan lonjakan kasus jelang libur natal dan tahun baru.

Salah satunya dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng Jakarta Barat. RSUD Cengkareng sudah menyiapkan ruang rawat inap dan transit khusus untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 2 Juta

"Untuk ruangan transit pasien COVID kita sediakan dengan kapasitas 30 tempat tidur dan ruang rawat inap itu 50 tempat tidur," kata Humas RSUD Cengkareng, Aris Pribadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (3/12).

Selain itu, pihaknya juga telah menggunakan 340 tempat tidur untuk pasien non COVID-19. Jika nanti kasus COVID-19 meningkat, maka ratusan tempat tidur itu akan diprioritaskan untuk pasien yang terpapar.

Menurut Aris, pihaknya sudah pernah merawat pasien COVID-19 dalam jumlah banyak pada gelombang kenaikan kasus pada beberapa bulan lalu.

Ilustrasi (ANTARA/HO)

Bahkan pihaknya sempat menangani 200 pasien COVID-19. Berbekal pengalaman tersebut, Aris yakin RSUD Cengkareng dapat melayani secara maksimal jika terjadi peningkatan kasus kembali.

"Kita kan pernah menghadapi lonjakan yang lalu ya. Kalau memang lonjakan kasus ada lagi, kita masih siap semua," ujar Aris dikutip Antara.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat berharap warga memiliki kesadaran penuh untuk taat protokol kesehatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dan libur Natal-Tahun Baru nanti.

"Sebenarnya intinya adalah kesadaran warga untuk taat prokes karena kita ini sifatnya hanya pemantauan dan menghimbau," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat, Tamo Sijabat saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin lalu.

Baca Juga:

Catatkan Rekor, Sehari Kasus COVID-19 di Jakarta Tembus 5 Ribu

Menurut Tamo, pemerintah hanya memberikan regulasi agar warga terhindar dari COVID-19. Regulasi yang dimaksud seperti pengetatan selama PPKM dan vaksinasi massal.

Jika warga tetap melanggar ataupun mengabaikan regulasi tersebut, maka tidak menutup kemungkinan angka penyebaran COVID-19 akan meningkat. (*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me
Bagikan