Teknologi

Internet Dipenuhi Ratusan Ribu Berkas Berbahaya Sepanjang 2021

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 05 Januari 2022
Internet Dipenuhi Ratusan Ribu Berkas Berbahaya Sepanjang 2021

Kaspersky menemukan ratusan ribu berkas berbahaya beredar di internet setiap hari di sepanjang tahun 2021 (Foto: pixabay/b_a)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SISTEM deteksi milik perusahaan keamanan siber Kaspersky, menemukan ratusan ribu berkas berbahaya beredar di internet setiap hari di sepanjang tahun 2021. Hal tersebut dipaparkan oleh pakar keamanan Kaspersky Denis Staforkin. Menurutnya kejadian tersebut sangat tak terduga.

"Ini memang tidak terduga, aktivitas online masih tinggi karena kerja jarak jauh diadopsi di seluruh dunia," jelas Denis Staforkin, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Baca Juga:

Data Pelanggan McDonald Diretas, Apa Motifnya?

Sistem di Kaspersky mendapati rata-rata ada 380.000 berkas berbahaya setiap hari selama 12 bulan terakhir (Foto: pixabay/thedigitalartist)

Sistem di Kaspersky mendapati rata-rata ada 380 ribu berkas berbahaya setiap hari selama 12 bulan terakhir. Jumlah tersebut 20 ribu lebih banyak dibanding temuan tahun lalu.

Sebagian besar ancaman terjadi lewat berkas WindowsPE, yang merupakan format berkas untuk sistem operasi Windows. Kaspersky mendapati ancaman tersebar melalui sistem operasi Linux meningkat dibanding periode sebelumnya. Kaspersky mendeteksi pertumbuhan 57 persen melalui linux.

Lebih dari separuhnya atau 54 persen, ancaman disebarkan melalui berkas berupa Trojan yang tidak dikenal. Saat banyak jenis ancaman yang volumenya menurun di 2021, Trojan Dropers justru meningkat 2,24 persen dibanding 2020.

Malware Trojan Droppers dikabarkan sangat berbahaya, karena bisa mengirimkan malware lainnya yang lebih canggih pada perangkat seseorang.

Baca Juga:

Malware dan Peretas Mengancam di Balik Aplikasi Kencan

Apabila perangkat yang terkoneksi ke internet semakin banyak, maka semakin luas ancaman dan serangan (Foto: pixabay/madatarthzgraphics)

Penyebaran berkas berbahaya itu merupakan dampak dari aktivitas pada jaringan yang semakin banyak. Karena, semakin banyak aktivitas yang dilakukan secara dalam jaringan maupun online, semakin banyak pula perangkat yang digunakan.

Apabila perangkat yang terkoneksi ke internet semakin banyak, maka semakin luas ancaman dan serangan.

Guna mengatasi hal tersebut, perlu ada peningkatan literasi digital. Hal itu agar masyarakat tak sembarang mengklik tautan dari sumber yang tidak dikenal, serta tidak mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak resmi.

Selain itu, pengguna perangkat pun mesti waspada bila ada perintah untuk mematikan sistem keamanan software, khususnya pada gadget yang digunakan untuk bekerja. (ryn)

Baca Juga:

Terdapat 'Celah' Pada Tiktok yang Bisa dimanfaatkan oleh Peretas

#Internet #Teknologi #Malware
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Tekno
Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Tekno
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo S2 FE kini kembali bocor di internet. HP itu akan membawa baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity terbaru.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Indonesia
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Indonesia
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Komdigi membantah isu pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Gandeng aparat penegak hukum temukan pelaku penyebar hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Bagikan