Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Semarang Waspadai Bencana Banjir

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 25 Desember 2018
Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Semarang Waspadai Bencana Banjir

lustrasi banjir. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang terus mengawasi debit air di Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) seiring tingginya intensitas hujan.

"Kami waspadai Sungai BKT karena daerah atas di Ungaran juga hujan deras. Namun, sementara ini masih aman," kata Kepala BPBD Kota Semarang Agus Harmunanto di Semarang, Selasa (25/12).

Menurut dia, aliran Sungai BKT Semarang terhubung dari daerah aliran sungai (DAS) di daerah Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terutama di bagian Selatan.

Diakuinya, debit Sungai BKT Semarang sekarang ini terus terpantau naik seiring derasnya hujan di daerah Ungaran meski sejauh ini masih dalam batas yang aman.

Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati arah angin melalui monitor (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati arah angin melalui monitor (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)

"Yang kami khawatirkan kalau sampai tersumbat sampah seperti kemarin. Makanya, ini kami koordinasi langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang," katanya.

Dari Dinas PU Kota Semarang, kata dia, telah menerjunkan dua back hoe untuk mengeruk sampah yang tersangkut di Jembatan Kaligawe agar tidak semakin menumpuk.

"Ini dari Dinas PU kirimkan dua back hoe untuk mengeruk sampah biar tidak menyumbat aliran air, kemudian juga sudah antisipasi dengan pengaturan rumah pompa," katanya.

Selain Sungai BKT, Agus mengakui ada beberapa aliran sungai yang terus diwaspadai peninggian debitnya, termasuk Sungai Babon yang berbatasan dengan Kabupaten Demak.

"Untuk Sungai Babon, alhamdulillah sejauh ini masih aman. Yang di Sungai BKT ini terpantau ada peningkatan. Ini kami terus pantau, termasuk di daerah Kaligawe," kata Agus.

Selama musim hujan, Sungai BKT dua kali meluap, yakni pada Senin (3/12) seiring hujan deras yang mengguyur Semarang dan Sabtu (8/12) lalu karena air 'kiriman' dari Ungaran.

Sekarang ini, di Sungai BKT juga masih berlangsung proyek normalisasi sungai yang ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

#Banjir #Hujan Deras
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Pekalongan Surut, Jalur KA Pantura Dibuka Lagi Kecepatan Maksimal 10 Km/jam
Meski sudah dibuka kembali, jalur kereta di Pekalongan yang sempat terendam banjir itu kini hanya dilintasi dengan kecepatan terbatas 10 km per jam.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Banjir Pekalongan Surut, Jalur KA Pantura Dibuka Lagi Kecepatan Maksimal 10 Km/jam
Indonesia
Tanggul Kalimalang Jebol, Jasa Tirta II Matikan 3 Pompa Air Bendung Curug
Untuk mengendalikan debit air, Perum Jasa Tirta II mematikan tiga pompa di Bendung Curug yang mengarah ke Sungai Kalimalang.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Tanggul Kalimalang Jebol, Jasa Tirta II Matikan 3 Pompa Air Bendung Curug
Indonesia
PT KAI Alihkan Rute Kereta Api ke Jalur Selatan Buntut Banjir di Pekalongan, Lokomotif Khusus BB 304 Dikerahkan
Genangan air telah mencapai ketinggian 10 sentimeter di atas kepala rel
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
PT KAI Alihkan Rute Kereta Api ke Jalur Selatan Buntut Banjir di Pekalongan, Lokomotif Khusus BB 304 Dikerahkan
Indonesia
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut terjadi gangguan perjalanan kereta api yang terjadi di jalur Pantura Jawa Tengah, khususnya pada petak jalan antara Stasiun Kaliwungu dan Stasiun Kalibodri, Kabupaten Kendal.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
Indonesia
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
Dampak tidak langsung dari sistem ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Januari 2026
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah
Indonesia
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, dan lingkungan warga terdampak banjir dapat segera dibersihkan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Indonesia
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Sesuai data BPBD Karawang, hingga kini banjir telah melanda 14 desa yang tersebar di tujuh kecamatan sekitar Karawang. Sebanyak 27.925 jiwa atau sebanyak 12.903 keluarga terdampak bencana banjir tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Indonesia
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
TNI pun menjadi ujung tombak dalam operasi pembersihan sekolah-sekolah dari lumpur di wilayah bencana Aceh Tamiang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Berita
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Informasi BMKG, intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari.
Frengky Aruan - Kamis, 15 Januari 2026
Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
para pengungsi terbanyak saat ini berada di Kabupaten Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Bagikan