MerahPutih.com - Atletico Madrid mengalahkan Barcelona 2-0 di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/26 pada Kamis (9/4) dini hari WIB, tetapi itu hanyalah sebagian cerita.
Tuan rumah dibuat marah dengan beberapa keputusan wasit yang merugikan mereka, terutama ketika tidak diberikan penalti setelah bek Atletico Madrid, Marc Pubill, menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti.
Wasit Istvan Kovacs dan tim VAR sepakat bahwa pelanggaran Pubill tidak terjadi saat bola masih dalam permainan, yang membuat pelatih Barcelona, Hansi Flick, sangat marah.
Baca juga:
Barcelona Kalah 0-2 dari Atletico Madrid, Hansi Flick Protes Penalti dan Keputusan VAR
Barcelona Klaim Seharusnya Dapat Penalti dari Handball Marc Pubill
Sejumlah pemain yang terlibat dalam pertandingan tersebut kini telah memberikan komentarnya, yang pertama adalah Gerard Martin.
“Dalam aksi tersebut, kiper menempatkan bola dan memainkannya. Bola masih dalam permainan. Jelas, pemain menghentikannya dengan tangannya. Mungkin wasit tidak melihatnya, karena aksinya agak konyol, tetapi dari VAR aksi itu harus terlihat. Bola masih dalam permainan dan dia menyentuhnya dengan tangannya," ujar Gerard.
Sementara itu, kiper Atletico Madrid, Juan Musso, yang umpannya kepada Pubill menyebabkan insiden kontroversial tersebut, menolak berkomentar lebih jauh. Ia menyatakan bahwa hal itu tidak perlu dipermasalahkan.
“Pergerakan Pubill tidak mengubah apa pun. Jika Marc ingin mengambil keuntungan karena dia berada di bawah tekanan, itu bisa diinterpretasikan berbeda, tetapi bukan seperti itu. Bola tidak dalam permainan, wasit harus mengatakannya. Wasit yang bertanggung jawab," ujarnya.
Baca juga:
Istvan Kovacs Jadi Wasit Barcelona vs Atletico Madrid di Liga Champions, ini Rekornya
Penyerang pinjaman Barcelona, Marcus Rashford mengatakan, bahwa ia melihat kejadian itu sebagai pelanggaran yang jelas. Seharusnya insiden itu memberi tim Catalan kesempatan untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
“Jelas, itu penalti. Ini pernah terjadi sebelumnya, dan selalu diberikan sebagai penalti. Masuk akal jika itu seharusnya penalti, dan Anda bisa melihatnya dari reaksi para pemain kami tetapi juga (Atleti). Saya pernah bermain dalam pertandingan di mana hal itu terjadi melawan kami sebelumnya, jadi bagi saya, itu jelas," tambah Rashford.
“Bisakah kita mengeluh tentang ini karena keputusan itu merugikan kita? Kiper melakukannya sepanjang pertandingan, dan pada kesempatan itu, (Pubill) menyentuhnya dengan tangannya. Bagi saya, itu penalti.” (sof)