Ini Kado Awal Tahun 2016 di Sektor Energi

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Selasa, 05 Januari 2016
Ini Kado Awal Tahun 2016 di Sektor Energi

Pengisian Elpiji di SPBE Indika Energi, Jalan Raya Pondok Gede, Bekasi, Rabu (15/7). (Foto: MerahPutih/Restu Fadilah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Beberapa komoditas energi di tahun 2016 akan mengalami penurunan. Seiring dengan sudah diberlakukannya mekanisme pasar untuk beberapa komoditas energi. Jadi komoditas apa saja yang akan turun harga jualnya? Simak hasil penelusuran merahputih.com, Senin, (4/1).

1. Tepatnya empat hari lalu, PT PLN (Persero) telah menurunkan tarif listrik untuk 12 golongan pelanggan. Penurunan tarif listrik tersebut bervariasi dan berbeda untuk setiap golongan.

Penurunan tarif itu dipengaruhi oleh dua hal yaitu, menurunnya nilai kurs November 2015 Rp 13.673 per US$ dibanding Oktober Rp1 3.796 per US$ dan harga ICP November US$ 41,44 per barrel‎ dibanding Oktober US$ 43,68 per barrel.

Dikutip dari data PLN, Golongan tarif berdasarkan kelompok yang mekanisme penyesuaian tarif (tariff adjustment) yaitu:

a. Tarif listrik ditegangan rendah/TR (untuk Rumah Tangga), Bisnis skala menengah, Kantor Pemerintah skala menengah, turun Rp 1.509,38 kWh menjadi Rp 1.409,16 kWh.

b. Tarif listrik di tegangan menengah/TM (untuk Bisnis skala besar, Kantor Pemerintah skala besar, industri skala menengah), turun dari Rp 1.104,73 kWh menjadi Rp 1.007,15 kWh.

c. Tarif listrik di tegangan tinggi/TT (untuk Industri skala besar), turun dari 1059,99 Rp/kWh menjadi Rp 970,35 kWh.

2. Kabar gembira lainnya yaitu ihwal Harga baru Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan diberlakukan mulai pukul 00:00 WIB dini hari nanti tanpa pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE)

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah memutuskan menunda pungutan Dana Ketahanan Energi. Keputusan itu diambil lantaran mempertimbangkan besarnya penolakan dari masyarakat.

"Jadi harga yang diterapkan harga keekonomian," tutur Darmin di Kantornya, seusai Rapat Terbatas (Ratas) di Istana, Jakarta, Senin (4/1).

Sehingga harga yang diterapkan mengikuti harga keekonomian. Dimana berdasarkan pengumuman dan pembahasan dalam sidang kabinet pada Rabu (30/12) lalu. Pemerintah menetapkan harga keekonomian premium Rp6.950 per liter dan solar ditetapkan Rp5.650 per liter. Harga baru tersebut tidak termasuk pungutan dana ketahanan energi Rp200 per liter untuk Premium dan untuk Solar sebesar Rp300 per liter.

Spesialnya, penurunan harga BBM juga berlaku bagi BBM jenis pertamax, dan pertalite. Untuk pertamax per 00:00 WIB malam nanti akan menjadi Rp 8.450 per liter dari sebelumnya Rp 8.650 per liter dan pertalite menjadi Rp 7.950 per liter dari sebelumnya Rp 8.200 per liter.

"Penurunan harga BBM dua jenis tersebut, disebabkan penurunan rata-rata harga bahan bakar Ron 92 di pasar international dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mulai membaik," ucap Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang di Kantor Menko Perekonomian.

3. Tidak hanya itu, kabar gembira lainnya kini datang dari penurunan harga elpiji 12 kilogram (Kg) yang akan turun sebesar Rp 5.600 per tabung.

Selain elpiji 12 kg, perusahaan pelat merah itu juga menurunkan harga gas elpiji berwarna pink ukuran 5,5 kilogram sebesar Rp 4.500 per tabung.

"Iya benar mulai besok (selasa, 5/12) turunnya," ucap Direktur Pemasaran Ahmad Bambang, ditemui di Kantor Menko Perekonomian.

Sebagai informasi, saat ini harga jual elpiji 12 kgmencaai Rp 134.600 per tabung. Sehingga mulai besok, harga elpiji 12 kg dibanderol dengan harga Rp 129.000 per tabung. Sedangkan untuk elpiji berukuran 5,5 kilogram yang saat ini dijual dengan harga Rp 62.000 per tabung, besok harga jualnya menjadi Rp 57.500 per tabung. (rfd)

#Hemat Energi
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Fun
BAIC BJ30 Hybrid Jadi Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM, Konsumsi Tembus 15,5 Km per Liter!
BAIC BJ30 Hybrid bisa menjadi solusi di tengah kenaikan harga BBM. Konsumsi BBM mobil ini menembus 15,5 km per liter.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
BAIC BJ30 Hybrid Jadi Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM, Konsumsi Tembus 15,5 Km per Liter!
Indonesia
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di Monas, Bundaran HI, Balai Kota, dan sejumlah titik lainnya selama 60 menit pada 13 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Indonesia
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Pemprov DKI Jakarta sudah melaksanakan aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon, dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Jakarta Gelap 60 Menit saat Hari Bumi, Berhasil Hemat Listrik dan Turunkan Emisi
Indonesia
Hari Bumi 2026: Pemprov DKI Padamkan Lampu 1 Jam, ini Daftar Lokasinya
Pemprov DKI akan memadamkan lampu selama satu jam saat Hari Bumi 2026. Berikut adalah jadwal dan daftar lokasinya.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Hari Bumi 2026: Pemprov DKI Padamkan Lampu 1 Jam, ini Daftar Lokasinya
Berita
WFH ASN Resmi Berlaku Setiap Jumat, Menag Tekankan Transformasi Budaya Kerja
ASN kini mulai menjalani WFH setiap Jumat. Menteri Agama, Nasarudin Umar, mengajak ASN menjadi bagian dari transformasi budaya kerja menuju masa depan modern.
Soffi Amira - Jumat, 10 April 2026
WFH ASN Resmi Berlaku Setiap Jumat, Menag Tekankan Transformasi Budaya Kerja
Indonesia
Prabowo Klaim Kinerja Kabinet Merah Putih Efektif, Indonesia Tetap Stabil di Tengah Krisis Global
Presiden RI, Prabowo Subianto mengklaim, bahwa kinerja pemerintah sudah efektif. Indonesia tetap stabil di tengah krisis global.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Klaim Kinerja Kabinet Merah Putih Efektif, Indonesia Tetap Stabil di Tengah Krisis Global
Indonesia
B50 Resmi Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Subsidi Rp 48 Triliun
Pemerintah akan menerapkan kebijakan B50 pada 1 Juli 2026. Pemerintah mengklaim, B50 bisa menghemat subsidi hingga Rp 48 triliun.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
B50 Resmi Berlaku 1 Juli 2026, Pemerintah Klaim Hemat Subsidi Rp 48 Triliun
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Naik, DPR Ingatkan Jangan Bebani Rakyat
Komisi VI DPR menanggapi keputusan pemerintah untuk menaikkan harga tiket. Kebijakan itu harus diawasi agar tak membebani masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Harga Tiket Pesawat Naik, DPR Ingatkan Jangan Bebani Rakyat
Indonesia
Krisis Energi Global, DPR Minta Pemerintah Benahi Transportasi Publik
Komisi V DPR mendesak pemerintah untuk segera membenahi transportasi publik. Hal itu imbas dari konflik Timur Tengah, yang mengancam harga energi global.
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Krisis Energi Global, DPR Minta Pemerintah Benahi Transportasi Publik
Indonesia
Praktik Hemat Energi ala Bupati Sragen, Bersepeda ke Kantor
Naik sepeda merupakan bentuk mobilitas ramah lingkungan perlu dibiasakan selama kondisi memungkinkan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Praktik Hemat Energi ala Bupati Sragen, Bersepeda ke Kantor
Bagikan