MerahPutih.com - Ketua DPD Oesman Sapta Odang atau OSO mengatakan akan melepaskan jabatannya sebagai Wakil Ketua MPR karena ingin fokus sebagai Ketua DPD.
"Dalam Hari Pers Nasional ini saya berjanji akan melepas jabatan sebagai wakil Ketua MPR," katanya seperti dilansir Antara, Rabu (7/2).
Menurut dia, hal itu dilakukan karena ingin memperjuangkan DPD sebagai perwakilan daerah di tingkat nasional.
"Selama 13 tahun lembaga ini tidak memiliki kejelasan karena tidak memiliki kewenangan. Hingga saat ini belum jelas ke mana arah DPD ini," katanya.
Ia mengatakan, sebagai anggota DPD seharusnya mereka menyurakan aspirasi yang timbul dari daerah. Namun kendala selama ini terhalang dengan kewenangan yang diberikan.
"Kita masih menunggu rapat paripurna DPR dalam menentukan kewenangan DPD nantinya," katanya lagi.
Dalam pemaparannya, OSO mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang melakukan pembangunan mulai dari daerah terluar dan desa-desa yang ada di daerah sehingga pembangunan berjalan dengan baik.
Ia mengatakan, pemerintah pusat telah menyalurkan dana desa pada 2017 kepada 75 ribu desa di seluruh Indonesia.
Ia mencatat pada 2017 dana desa disalurkan sebesar Rp 60 triliun, angka itu lebih besar dari 2016, yakni sekitar Rp 49 triliun.
"Kendala saat ini adalah bagaimana penyerapan dan pengelolaan dana desa dapat dilakukan secara optimal oleh masyarakat desa," kata dia.
Menurut dia, ada muncul kekhawatiran dalam pengelolaan desa ketika dana ini disalurkan karena sumber daya manusia di desa masih rendah sehingga perlu pembimbingan.
"Kita berharap masyarakat desa terus berupaya agar menggunakan dana ini untuk menyejahterakan masyarakat desa," ucapnya. (*)

