MerahPutih.com - Inggris tidak hanya harus mengalahkan Lionel Messi dan Argentina pada Kamis (16/7), tetapi mereka juga harus menang ketika mengenakan jersey tandang 'pembawa keberuntungan' mereka.
The Three Lions sekali lagi akan mengenakan jersey serba putih, seperti saat melawan Norwegia. Sementara itu, Messi dan rekan-rekannya akan tampil dengan jersey berwarna hitam dan biru.
Sejauh ini, jersey tersebut baru dikenakan satu kali, yakni saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1 di babak penyisihan grup.
Namun, FIFA lebih memilih kedua tim mengenakan jersey kandang mereka jika memungkinkan, dengan harapan menciptakan kontras warna terang dan gelap bagi penonton televisi.
Alasan Argentina Minta Pakai Jersey Biru saat Lawan Inggris
Meskipun akan ada bentrokan yang jelas karena kedua tim didominasi warna putih, kemudian Inggris sebagai tim 'tuan rumah', tetapi ada konspirasi di antara jurnalis Argentina bahwa jersey tersebut membawa keberuntungan.
Meskipun menjadi tim 'tandang' untuk pertandingan di Atlanta, Argentina tetap meminta untuk mengenakan jersey kedua.
Jersey tersebut konon dikaitkan dengan kemenangan di Piala Dunia atas Inggris pada 1986 dan 1998.
Pada 1986, saat Diego Maradona mencetak gol 'Tangan Tuhan' sekaligus salah satu gol terbaik Piala Dunia, Inggris mengenakan jersey putih, sementara Argentina mengenakan warna biru.
Bicara soal Piala Dunia 1998, saat David Beckham mendapat kartu merah dalam insiden yang terkenal itu, warna jersey yang dikenakan pun sama, ketika Argentina memakai jersey tandang berwarna biru tua.
Pertandingan berakhir dengan skor 2-2. Namun, tim asal Amerika Selatan yang melaju ke babak berikutnya setelah menang adu penalti.
Argentina Pernah Kalah dari Inggris saat Pakai Jersey Biru
Teori ini didukung oleh fakta bahwa saat Inggris menang di Jepang pada 2002, The Three Lions mengenakan jersey merah, sementara La Albiceleste memakai jersey bergaris yang ikonis.
Beckham berhasil membalas kekalahan sebelumnya dalam pertandingan tersebut, dengan mencetak satu-satunya gol lewat eksekusi penalti.
Namun, ada pengecualian dalam teori ini, yakni saat Inggris mengalahkan Argentina dengan mengenakan jersey biru tua pada 2005.
Inggris memenangkan pertandingan persahabatan internasional di Jenewa, Swiss, yang berakhir dengan skor 3-2.
Michael Owen mencetak dua gol di pengujung laga untuk memastikan kemenangan bersejarah bagi tim asuhan Sven-Goran Eriksson.
Setidaknya sebagai pertanda baik bagi Inggris, mereka tidak pernah kalah dari rival asal Amerika Selatan saat berstatus sebagai tim 'tuan rumah.' Hal itu menjadi rekor yang telah bertahan selama 75 tahun. (sof)

