Merahputih.com - Tanda tanya soal siapa pemimpin skuad Garuda di lapangan akhirnya terjawab setelah Kevin Diks resmi ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Keputusan ini diambil lantaran Jay Idzes cedera saat membela Sassuolo di Serie A, sehingga terpaksa absen dari turnamen bergengsi Asia Tenggara tersebut.
Menariknya, sebelum memimpin rekan-rekannya bertanding, Diks diam-diam sudah mengantongi wejangan khusus dari sang kapten utama.
Baca juga:
Membahas kabar Timnas Indonesia terbaru, kehadiran Diks sebagai pemimpin sebenarnya bikin fans cukup tenang menjelang laga pembuka Timnas Indonesia ASEAN Cup 2026.
Meski memakai ban kapten bukan pengalaman baru baginya, mengingat jam terbangnya di level klub bersama Borussia Monchengladbach, bek tangguh berusia 29 tahun ini tetap merasa perlu berdiskusi intens dengan Jay.
Diks sadar betul bahwa menjaga mentalitas dan kekompakan skuad Garuda adalah kunci utama untuk membongkar pertahanan lawan di turnamen ini.
Hubungan Dekat dan Wejangan Khusus Jay Idzes
Buat kamu yang penasaran sedekat apa hubungan kedua pemain naturalisasi ini, mereka rupanya sering banget bertukar pikiran.
Kevin Diks tidak segan mengakui bahwa dirinya terus menjalin komunikasi dengan Jay Idzes, bahkan di sela-sela persiapan turnamen.
Eks pemain FC Copenhagen itu membagikan cerita soal dukungan penuh yang ia terima.
Ya, saya dan Jay sangat dekat. Setiap hari kami berbincang hingga hari ini juga. Saya bicara dengannya sebelum konferensi pers ini tentang hal lain. Dia memberi saya nasihat tentang tampil maksimal dengan pemain yang ada karena kami punya kualitas dan talenta,
Kevin Diks.
Energi Positif dan Ambisi Juara Skuad Garuda
Sebagai kapten baru, fokus Diks sekarang bukan cuma sekadar main bagus, tapi juga memastikan mental teman-temannya tetap menyala.
Ia melihat ada energi yang luar biasa besar di dalam ruang ganti. Alih-alih terbebani dengan target tinggi, sang kapten memilih untuk meracik strategi dan fokus memenangkan satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Baca juga:
"Energi tim ini begitu besar. Kami sudah latihan dengan keras sejak pekan lalu dan hari ini. Kami punya tanggung jawab dan ambisi di turnamen tapi kami harus fokus ke laga esok hari," tegasnya.
Dengan persiapan fisik yang digeber sejak pekan lalu dan dukungan moral antar pemain yang begitu solid, patut kita tunggu bagaimana racikan strategi dan kepemimpinan Kevin Diks di lapangan.
Akankah ini menjadi tahunnya Indonesia untuk angkat trofi? Mari kita kawal terus perjuangan skuad Garuda!