Indonesia Rasakan Dua Kali Dalam Setahun Suhu Udara Ekstrem
Warga memegang kristal es saat embun beku muncul di sekitar kompleks Candi Arjuna, Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2024). ANTARA/HO-UPTD Wisata Dieng
MerahPutih.com - Pengamatan dari Stasiun Meteorologi di Semarang mencatat suhu maksimum pada siang hari 36,2-36,6 Celsius (Agustus-September). Kemudian saat yang sama suhu minimum di Ruteng, Flores, Nusa Tenggara Timur sekitar 12,9 Celsius dan dan 15,0 Celsius di Jaya Wijaya, Papua.
Melalui penjabaran tersebut maka BMKG mengimbau masyarakat Indonesia untuk tenang, dan bijak merespon informasi seputar iklim dan cuaca dengan tetap meningkatkan kesiapsiagaan demi meminimalisir potensi risiko dinamika perubahan cuaca yang ada.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan Indonesia akan merasakan pengaruh variasi suhu akibat fenomena astronomi Equinox sebanyak dua kali dalam setahun.
Deputi Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, fenomena Equinox hanya berlangsung dua kali dalam setahun yaitu pada 21 Maret dan 23 September.
Baca juga:
BMKG Ingatkan Masyarakat Mewaspadai Dampak Suhu Panas sampai 37 Derajat Celcius
“Saat periode tersebut, salah satu konsekuensinya membuat sinar matahari bersinar optimal di wilayah khatulistiwa. Sehingga terasa lebih terik,” kata dia.
Dia memaparkan fenomena Equinox itu biasa dan akan terjadi secara berulang sebanyak dua kali setiap tahunnya.
Sejumlah wilayah di khatulistiwa bumi, termasuk Indonesia dapat merasakan pengaruhnya karena, saat periode tersebut titik semu matahari akan berada pada posisi yang melintasi khatulistiwa.
BMKG menegaskan, fenomena Equinox tidak mengakibatkan peningkatan suhu udara secara signifikan (ekstrem) maupun perubahan musim permanen di wilayah Indonesia.
Hasil pengamatan BMKG sebelum dan sesudah periode Equinox, mendapati variasi suhu harian maksimum pada siang dan suhu minimum pada malam hari di sejumlah daerah di Indonesia cenderung normal.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
17 Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Bekasi Minta BNPB Lanjutkan Modifikasi Cuaca
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Tekan Banjir di Jakarta, 2,4 Ton Garam Disemai di Langit Banten
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia, Minggu (18/1), Waspada Petir di Beberapa Daerah
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan Ringan pada Jumat, 16 Januari 2026
2 Siklon Akibatkan Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter Terjadi di Berbagai Daerah